Suara.com - Pelatih PSS Sleman I Putu Gede Dwi Santoso menyebut bahwa kemenangan atas Persija pada laga terakhir mereka di Liga 1 Indonesia 2021-2022, Kamis (31/3/2022), yang membuat timnya lolos dari degradasi, merupakan "happy ending" atau akhir yang bahagia untuk PSS.
"Ini sesuai dengan apa yang kami kehendaki. 'Happy ending'," ujar I Putu Gede dalam konferensi pers virtual usai pertandingan, diikuti di Jakarta.
Juru taktik berusia 48 tahun tersebut menyebut bahwa kunci kemenangan timnya adalah gol cepat pada menit keempat yang dilesakkan Dave Mustaine dari titik penalti.
Setelah itu, PSS memang sempat kembali tertekan oleh Persija, tetapi akhirnya mampu mengendalikan situasi pada babak kedua, menambah gol dan memastikan kemenangan dengan skor 2-0.
"Saya berterima kasih kepada pemain yang sudah berjuang dengan luar biasa. Anak-anak berlaga dengan beban mental dan tekanan. Saya harus meyakinkan mereka untuk bermain baik, mencetak gol dan tidak kebobolan," ujarnya seperti dimuat Antara.
Pemain sayap PSS Irkham Mila bersyukur timnya bisa memetik tiga poin dari pertandingan terakhir mereka.
Hal tersebut, Irkham melanjutkan, tak lepas dari dukungan semua pihak yang selalu memberikan dukungan kepada PSS.
"Saya sangat berterima kasih kepada pelatih, masyarakat Sleman dan para fan. Terima kasih atas dukungannya dalam satu musim yang sangat luar biasa," kata pesepak bola berusia 23 tahun itu.
PSS selamat dari degradasi usai menaklukkan Persija dengan skor 2-0 pada laga pamungkas mereka di Liga 1 Indonesia 2021-2022, di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Bali, Kamis.
Baca Juga: Tinggalkan Persebaya, Taisei Marukawa: Selamat Tinggal Green Force
Gol-gol PSS dilesakkan oleh Dave Mustaine, melalui titik penalti (4'), dan Kim Kurniawan (82').
Kemenangan tersebut membuat PSS mengoleksi 39 poin dari 34 pertandingan dan berada di posisi ke-13 klasemen akhir. Itu cukup untuk memastikan skuad "Super Elang Jawa" tampil di Liga 1 Indonesia 2022-2023.
Berita Terkait
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Persija Jakarta Dikaitkan dengan Gelandang Jepang dan Eks Kiper Persib
-
Harga Jersey Baru Persija x Adidas Terungkap: Ada 2 Opsi, Versi Player Issue Tembus Rp1 Juta
-
Regulasi U-23 Dihapus, Wonderkid Persija Pede Rebut Tempat di Era Shin Tae-yong
-
Pratama Arhan ke Persija Jakarta Susul STY?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar