Suara.com - Persib Bandung resmi mengakhiri kerja samanya dengan Ardi Idrus yang telah empat musim memperkuat lini belakang skuad Pangeran Biru, termasuk pada Liga 1 2021/2022.
Melalui laman resmi klub, Rabu (13/4/2022), Persib menyampaikan pemain belakang asal Ternate tersebut bukan lagi bagian dari skuad Maung Bandung untuk musim 2022/2023.
Durasi kerja sama Ardi memang sudah habis musim ini dan kontrak baru untuk perpanjangan sudah disiapkan, tetapi bek bernomor punggung 3 tersebut punya pandangan lain akan masa depannya.
Persib pun dengan berat hati harus legawa menerima keputusan Ardi yang memilih tidak memperpanjang kontrak sehingga kedua belah pihak sepakat mengakhiri kebersamaan dengan baik-baik.
Mengawali karier di Bandung pada 2018, Ardi langsung menjadi sorotan dengan tampil 29 laga selama 2.593 menit.
Tahun berikutnya, menit bermain meningkat menjadi 2.761 menit dari 31 laga, sementara untuk musim ketiga harus terhenti kompetisinya sehingga hanya tampil tiga laga selama 270 menit.
Pada musim ini, kepercayaan masih diberikan kepada Ardi dengan tampil 25 laga selama 1.980 menit.
Sementara itu, Ardi Idrus melalui akun Instagram pribadinya @ardi_idrus22 juga menyampaikan ucapan perpisahan kepada Persib dan Bobotoh, diawali unggahan pertama dengan kalimat "Hatur nuhun sadayana kanggo Bobotoh".
Unggahan selanjutnya, Ardi menyampaikan pesan dan kesan yang menyentuh dengan cukup panjang.
Baca Juga: Maman Abdurrahman dan Tony Sucipto Teken Kontrak Baru di Persija Jakarta
"Bermain dengan lambang Persib di dada dengan dukungan luar biasa dari Bobotoh adalah kebanggaan yang tak ternilai. Saya selalu didukung dan diterima dengan baik sehingga selalu merasa Persib adalah rumah bagi saya," tulisnya seperti dimuat Antara.
"Namun, saatnya telah tiba keputusan yang berat bagi saya. Saya harus mengucapkan selamat tinggal dan mohon izin memulai petualangan baru dalam karier profesional saya," tulisnya lagi.
Setelah lepas dari Persib, Ardi santer dikabarkan merapat ke Bali United, tetapi sejauh ini belum ada pengumuman dari manajemen Serdadu Tridatu.
Berita Terkait
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
Dari Rival Jadi Ikon: Jejak Tajam Pemain 'Pengkhianat' di Persib dan Persebaya
-
Deretan Skor Terbesar Persib vs Persebaya: 8 Tahun Lalu di Wayan Dipta Bajul Ijo Gilas Maung
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci