Suara.com - Evan Soumilena menyampaikan permintaan maaf karena akinya acungkan jari tengah di laga final Piala AFF Futsal 2022. Bintang Timnas Futsal Indonesia itu mengakui kesalahannya.
Timnas Futsal Indonesia menghadapi Thailand di laga final Piala AFF Futsal 2022 pada Minggu (10/4/2022) lalu. Dalam laga itu, anak asuh Mohammad Hashemzadeh kalah lewat adu penalti.
Pada laga tersebut, Evan Soumilena menjadi sorotan. Pasalnya pivot andalan timnas Indonesia itu mengacungkan jari tengah.
Aksi tersebut dilakukan Evan karena tersulut emosi. Sebab, ia mendapatkan kartu merah, sehingga diusir oleh wasit dari lapangan.
Banyak pro dan kontra setelah gestur Evan Soumilena yang mengacungkan jari tengah tersebut. Ada yang mendukungnya, tapi tak sedikit pula yang kurang setuju dengan aksinya.
Kini pemain berusia 26 tahun itu pun sadar dengan ulah yang dilakukannya. Alhasil Evan menyampaikan permintaan maaf ke suporter Thailand via Instagram.
"Saya hanya ingin berjuang untuk negara saya dan harga diri saya. Tapi saya harus tetap memintaa maaf kepada semua orang Thailand untuk sikap berpamitan yang tidak sopan di hari itu," tulis Evan di keterangan postingannya pada Rabu (13/4/2022).
Terlepas dari insiden itu, kini Evan dkk akhirnya bisa berangkat ke SEA Games 2021. Sebelumnya timnas Futsal Indonesia putra sempat tak akan diberangkatkan karena dinilai kurang berpotensi meraih medali.
Namun, anak asuh Mohammad Hashemzadeh telah membuktikan bahwa mereka merupakan salah satu kekuatan di Asia Tenggara dengan meraih runner-up di Piala AFF Futsal 2022.
Baca Juga: Sambut SEA Games Hanoi, Jadwal Liga Thailand Disesuaikan demi Timnas
Tag
Berita Terkait
-
Kisah Romansa Antara Mei Li dan Lung di Film Bangkok Traffic (Love) Story
-
Kabar Duka dari Raja Thailand, Putrinya Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia
-
Hajar Kamboja 4-0, Thailand Segel Tiket Final Piala AFF U-19 2026
-
Klaim Timnas Indonesia Makin Ditakuti di ASEAN, Erick Thohir Singgung Thailand dan Vietnam
-
Timnas Indonesia dan Thailand Punya Nasib Berbeda dalam Persiapan Piala Asia 2027
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026