Suara.com - AC Milan akan berusaha mencengkeram posisi puncak Serie A akhir pekan ini dalam rangka merebut Scudetto pertamanya sejak 2011, dan demikian pula dengan Inter Milan yang sama-sama dalam perburuan gelar Liga Italia musim ini.
Milan yang menjadi runner-up musim lalu, telah menempatkan dirinya dalam posisi utama guna mengakhiri paceklik gelar setelah memanfaatkan performa buruk Inter Milan pasca jeda musim dingin Serie A untuk menyingkirkan sang juara.
Tetapi gara-gara Milan belakangan tak subur menciptakan gol dengan mencatat dua hasil imbang 0-0 berturut-turut, Inter pun menempeli mereka yang kini terpaut dua poin dari tim asuhan Stefano Pioli dengan menyimpan satu pertandingan lebih banyak.
Milan dan Inter kembali beraksi Jumat pekan ini di mana Milan menjamu Genoa dan Inter bertandang ke kandang Spezia. Jika keduanya tergelincir maka persaingan di antara mereka pun menjadi semakin sengit.
Milan memimpin 68 poin hasil dari 32 kali bertanding, sedangkan Inter dan Napoli sama-sama mengemas 66 poin masing-masing pada posisi kedua dan ketiga. Inter baru bermain 31 kali, sedangkan Napoli sudah 32 kali.
"Saya tidak beranggapan ada favorit dalam perburuan gelar ini,” kata Pioli kepada DAZN setelah seri melawan Torino akhir pekan lalu.
"Jangan lupa dalam tiga pekan terakhir orang menyebut kami super favorit, lalu Napoli, lalu Inter. Akhirnya masih belum bisa ditentukan."
Striker veteran Zlatan Ibrahimovic hampir pulih dari cedera lutut sehingga bisa menjadi pendorong yang dibutuhkan Milan.
Napoli harus menunggu hingga Senin sebelum menjalani laga kandang melawan AS Roma yang berusaha melupakan kekalahan mengejutkan 2-3 di kandang sendiri dari Fiorentina akhir pekan lalu.
Baca Juga: 4 Pemain yang Jadi Bintang di Level Klub dan Timnas Indonesia Berkat Tangan Dingin Aji Santoso
Ini akan menjadi ujian berat berikutnya Napoli mengingat Roma tak terkalahkan dalam 11 pertandingan liga terakhir di antara kedua tim. Roma bisa saja menyelinap ke empat besar.
Tetapi mereka harus melewati dahulu Juventus jika ingin mengamankan tempat Liga Champions musim depan. Tim Turin sendiri yang sudah mengumpulkan 62 poin, masih berpotensi merebut gelar juara liga, apalagi mereka tak terkalahkan sejak November sebelum dikalahkan Inter dua pekan lalu.
Pelatih Juve Massimiliano Allegri mengaku sulit mengejar Inter tetapi mengingat ketiga tim di atas mereka kehilangan poin dalam beberapa pekan terakhir, maka Juve sama sekali tak boleh diabaikan. Juventus menjamu Bologna, Sabtu (16/4/2022) pekan ini. [Antara]
Berita Terkait
-
Bangkit dari Cedera, Denzel Dumfries Tegaskan Loyalitas bersama Inter Milan
-
Napoli Bungkam AC Milan, Antonio Conte: Kami Bangga!
-
Klasemen Liga Italia Memanas: Napoli Kudeta Posisi AC Milan, Inter Makin Nyaman di Pucuk
-
Hasil Liga Italia: Juventus Hajar Genoa, Napoli Permalukan AC Milan
-
Kata-kata Pelatih Sassuolo Usai Jay Idzes Jadi Pemain Terbaik Indonesia
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop
-
Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United
-
Ricky Fajrin Akui Persib Bandung Tim Bagus dan Salah Satu Favorit Juara
-
Layvin Kurzawa Apresiasi Kegiatan Women Empowerment In Football Collaboration Coaching Clinic
-
Siapa Emral Abus? Pelatih Timor Leste U-17 Asal Sumbar yang Jadi Lawan Timnas Indonesia U-17
-
Tegaskan Komitmen Sebagai WNI, Tim Geypens Bantah Keras Isu Ingin Jadi Warga Belanda Lagi
-
Eksel Runtukahu Jadi Opsi John Herdman di Piala AFF, Golnya Ungguli Striker Timnas Indonesia
-
Satu Darah di GBK, Ketika Jakmania Menyulap Dukungan Jadi Kehidupan
-
Sandy Walsh Ukir Sejarah, Jadi Pemain Pertama Indonesia yang Juara Liga Thailand
-
Sempat Terkendala Administrasi, Dean James Comeback Bersama Go Ahead Eagles