Suara.com - Aji Santoso tercatat sebagai pelatih lokal terbaik yang ada di Liga 1 saat ini. Dia baru saja meraih penghargaan sebagai Pelatih Terbaik Liga 1 2021/22.
Prestasi ini terbilang layak didapatkan oleh Aji Santoso karena dia menjadi satu-satunya pelatih lokal yang ada di urutan 5 besar klasemen akhir Liga 1 2021/22.
Selain Aji Santoso, empat klub lainnya ditangani oleh pelatih asing. Di antaranya adalah Stefano Cugurra Teco (Bali United/Brasil), Robert Rene Alberts (Persib Bandung/Belanda), Paul Munster (Bhayangkara FC/Irlandia Utara), dan Eduardo Almeida (Arema FC/Portugal).
Persebaya di bawah asuhan Aji Santoso memang sempat tak menjanjikan di awal musim, namun seiring waktu permainan mereka membaik bahkan sempat menjadi salah satu pesaing gelar juara dan memperebutkan slot ke kompetisi Asia.
Selain di musim ini, polesan tangan dingin Aji Santoso sudah terbukti mampu membuat beberapa pemain tidak dikenal sebelumnya, menjelma sebagai pemain bintang.
Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.
1. Hanif Sjahbandi
Hanif menjadi anak didik Aji Santoso saat didatangkan ke Arema FC pada 2017. Dia mendapat banyak kesempatan di tangan Aji, setelah minim menit bermain di Persipasi Bandung Raya dan Persiba Balikpapan.
Hanif kemudian muncul sebagai andalan Arema selama lima musim terakhir dan kini pindah ke Persija Jakarta. Dia juga sempat beberapa kali membela Timnas Indonesia.
Baca Juga: Beda Nasib 5 Eks Pemain Timnas Indonesia Usai Gantung Sepatu, Ada yang Jadi Begal
2. Saddil Ramdani
Sebagai pemain didikan ASIFA, akademi sepak bola milik Aji Santoso, Saddil Ramdani menjelma sebagai winger andalan di Timnas Indonesia kelompok umur.
Saddil bergabung dengan Persela Lamongan saat ditangani oleh Aji pada 2016. Dia bergabung saat masih berusia 17 tahun. Saat ini dia membela klub Malaysia Super League, Sabah FC.
3. Ricky Kambuaya
Nama Ricky Kambuaya menjadi sangat dikenal dalam setahun ke belakang. Dia menjadi andalan di Persebaya dan Timnas Indonesia di bawah arahan Shin Tae-yong.
Sebelumnya, Ricky cuma main di Liga 2 bersama PS Mojokerto Putra dan sempat bermain di PSS Sleman di Liga 1.
Tag
Berita Terkait
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
7 Tips Akuarium Pembawa Hoki dan Kemakmuran Menurut Feng Shui, Perhatikan Jumlah Ikan
-
Bukan Sekadar Menunggu: Pentingnya Doa dan Usaha Nyata dalam Menjemput Jodoh
-
Karhutla Mulai Dekati Pemukiman Warga di Palangka Raya
-
Kronologi Wanita Tewas Bersimbah Darah Dihabisi Eks Suami di Pekanbaru
-
Waspada Selimut Awan Tebal Sepanjang Sabtu Ini
-
Merasakan Sensasi Berkendara Suzuki XL7 New Alpha Hybrid di GIIAS 2026
-
Dari Pisces hingga Virgo, 5 Zodiak Paling Kalem tapi Penuh Makna di Balik Sikapnya
-
11 Kementerian dan Lembaga Raih WTP, BPK Ingatkan Jangan Berpuas Diri!
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 8 Agustus 2026: Rezeki Datang dari Arah Tak Terduga
-
Inovasi Fintech Berubah Jadi Gerakan Lari dan Pemberdayaan UMKM