Suara.com - Timnas Indonesia U-16 diketahui menggelar gim internal di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada Selasa (19/4/2022) kemarin. Laga ini masuk dalam rangkaian acara HUT PSSI yang ke-92.
Sebanyak 40 pemain yang dibagi ke dalam dua tim tampil dalam laga tersebut. Namun hingga pertandingan selesai, tidak ada satu pun gol tercipta.
Dari internal game ini, pelatih Timnas U-16, Bima Sakti akan melakukan evaluasi serta menilai kinerja pemain. Bakal ada pemain yang dicoret jika penampilan mereka memang tidak memuaskan.
"Seperti yang saya katakan sebelumnya, internal game kami adakan untuk melihat sejauh mana kondisi mereka dan perkembangan pemain selama tiga hari di pemusatan latihan. Kemudian ini juga bagian dari penilaian juga, apakah pemain itu bisa lanjut atau dipulangkan," kata Bima Sakti dalam rilis PSSI, Rabu (20/4/2022).
Bima mengungkapkan, beberapa di antara pemain sudah mulai bisa beradaptasi dan bisa menyamakan performa dengan yang lama. Tentu ini positif mengingat persaiangan yang ada semakin ketat.
"Namun ada beberapa di antara mereka ada yang belum bisa, itu nanti akan kami adakan penilaian. Mungkin dalam waktu dekat akan ada pengurangan pemain," ungkapnya.
"Saya berharap kepada pemain yang dipulangkan nanti, tidak berkecil hati. Pintu masih terbuka bagi mereka di tim ini dan mengembangkan ilmu sepakbolanya di luar sana," sambung legenda Timnas Indonesia itu.
Terakhir, Bima berharap pemain yang dia seleksi ini semua bisa menjaga performanya dan meningkatkan permainan sepakbolanya. Apalagi ajang Piala AFF terbilang sebentar lagi.
"Karena di pemusatan latihan bulan ini ada promosi dan degradasi, saya harap para pemain bisa selalu serius dan konsentrasi dalam menjalaninya. Saya juga berharap agar mereka dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya."
Baca Juga: TC Timnas Indonesia U-16 Diharapkan Tetap Serius meski di Bulan Puasa
"Karena yang jelas, Piala AFF U-16 akan berlangsung akhir Juli nanti, sehingga kami ada waktu untuk membentuk tim yang kuat untuk menghadapi turnamen tersebut," pungkas Bima.
Berita Terkait
-
Jalan Menuju Timnas U-16, Putri Surakarta Dampingi Scorpion FC ke HSL Nasional!
-
PSSI Buka Opsi Medan Jadi Tuan Rumah Piala AFF U-16 dan U-19 2026
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
-
Piala Dunia U-17 dan 2 Poin Mati yang Jadi Indikator Kesuksesan Nova Arianto Bersama Garuda Muda
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah
-
Usai Bertemu Presiden, John Herdman Fokus Persiapkan Timnas Indonesia Hadapi Dua Kompetisi Ini
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship
-
Susunan Pemain Skotlandia vs Maroko di Piala Dunia 2026, McTominay dan Hakimi Jadi Andalan
-
Tumbangkan Australia 2-0, Amerika Serikat Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Predisi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Iran Akan Ajukan Keluhan ke FIFA Terkait Pembatasan Selama Piala Dunia 2026