Suara.com - Pemandangan menarik terjadi di lanjutan Liga Inggris antara Burnley vs Southampton pada Jumat (22/4/2022) dini hari WIB. Laga dijeda sejenak untuk memberikan waktu dua pemain berbuka puasa.
Jadwal kompetisi di Liga Inggris tidak berhenti di tengah bulan Ramadan. Hal itu membuat pemain muslim tetap berpuasa, meski harus bertanding.
Kendati demikian, toleransi sudah dijalankan dengan sepatutnya. Sebab, pertandingan Burnley vs Southampton dihentikan untuk memberikan para pemain muslim berbuka puasa.
Momen tersebut terjadi pada babak pertama. Kala itu dua pemain Southampton yang bernama Mohamed Elyounoussi dan Yan Valery memang berpuasa.
Ketika memasuki waktu buka, dua pemain muslim milik klub berjuluk The Saint langsug berbuka mengonsumsi beberapa makanan dan minuman, sementara pertandingan dihentikan sejenak.
Pemandangan pemain berbuka puasa di Liga Inggris memang telah wajar saat ini. Sebelumnya ada Wesley Fofana dan Chekhou Kouyate yang berbuka ketika laga Leicester City melawan Crystal Palace.
Gelandang Everton yang bernama Abdoulaye Doucore juga berbuka puasa di tengah pertandingan ketika timnya, Everton kalah dari Burnley.
Terlepas dari itu, Burnley sendiri akhirnya berhasil menang dari Southampton dengan skor 2-0. Dua gol itu dicetak oleh Connor Roberts dan Nathan Collins.
Berkat kemenangan ini, asa Burnley untuk lolos dari jerat degradasi semakin besar. Sedangkan Southampton kini masih berada di papan tengah Liga Inggris.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Menang Dalam Laga Uji Coba, Shin Tae-yong Masih Belum Puas
Tag
Berita Terkait
-
Prospek Jangka Panjang, Ipswich Town Siapkan Rencana Khusus untuk Elkan Baggott
-
3 Alasan Manchester City Pantas Jadi Juara Liga Inggris Musim Ini
-
Erik ten Hag Resmi Jadi Manajer Baru Manchester United, Dikontrak sampai 2025
-
Sukses Permalukan Chelsea, Arsenal Kini Sasar Manchester United
-
3 Alasan Liverpool Bisa Juarai Liga Inggris 2021/22
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Heboh Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Akun Resmi Serie A Italia: Jay Idzes Aja Bangga!
-
Persiapan Singkat, Persib Bandung Waspadai Parkir Bus Madura United
-
Rekor Pribadi Jordi Amat Pecah di Persija, Musim Perdana Jadi yang Paling Produktif
-
5 Pemain yang Kariernya Melejit Usai Bela Timnas Indonesia
-
Dulu Mereka Bintang Timnas Indonesia Kini Terbuang ke Klub Kecil
-
PSSI Tantang John Herdman Buktikan Kualitas di FIFA Series 2026
-
Rekam Jejak Kjetil Knutsen Pelatih Bodo/Glimt: Pernah Melatih Pemain Keturunan Indonesia
-
Laurin Ulrich Lebih Prioritaskan Jerman Ketimbang Timnas Indonesia
-
3 Pemain Timnas Indonesia Harus Naik Meja Operasi Akibat Cedera Parah
-
Pemain Keturunan Rp 347 Miliar Tolak Timnas Indonesia Kini Jadi Aset Emas di Liga Inggris