Suara.com - Nama Eriyanto pernah bikin ramai di medio 2010-an. Sempat menghilang dan tak diketahui kabarnya, Eriyanto kembali menarik perhatian.
Pemain yang merupakan jebolan AC Milan Junior Camp ini resmi direkrut oleh Persib Bandung untuk mengarungi Liga 1 2022/23.
Dilansir dari laman resmi klub, Eriyanto sepakat menjalin kontrak dua musim bersama Persib Bandung. Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono mengatakan, rekrutan keenam timnya jelang musim baru ini merupakan masukan dari tim pelatih.
Penampilan Eriyanto di Liga 1 2021 juga menjadi salah satu pertimbangan untuk kemudian direkrut. Musim lalu, ia dipercaya tampil sebanyak 10 laga selama 838 menit di Persiraja Banda Aceh.
Teddy pun berharap, Eriyanto bisa cepat dalam proses adaptasi dan bisa memaksimalkan semua kesempatan yang ada.
Mundur ke belakang, Eriyanto disebut-sebut sebagai salah satu talenta muda Indonesia yang diprediksi bisa bersinar di masa depan.
Eriyanto pernah melejit saat menjadi kapten terbaik Milan Junior Camp Day Tournament 2010. Kala itu, Eriyanto bergabung dengan The All Star Team Milan Junior Camp besutan Yeyen Tumena.
Tim ini mencatatkan sejarah dengan berhasil menjuarai Milan Junior Camp Day Tournament yang berlangsung di Italia. Eriyanto pun keluar sebagai kapten terbaik.
Tak hanya di situ, Eriyanto pun sukses membawa Timnas Indonesia menjuarai ajang HKFA International Youth Football Invitation Tournament 2012 di Hong Kong.
Baca Juga: Blunder Konyol Radu Bisa Kubur Kans Scudetto Inter, Simone Inzaghi Pasang Badan
Namun, nasib Eriyanto tidak semulus teman-teman satu angkatannya di Timnas Indonesia U-19 seperti Evan Dimas atau I Putu Gede pada level senior.
Berbagai kesulitan sempat dirasakan oleh pemain kelahiran Sukabumi, Jawa Barat, tersebut. Mulai dari honornya yang terlambat dibayarkan, hingga harus menunggu lama soal janji renovasi yang dijanjikan pejabat.
Eriyanto sempat merangkak kesulitan untuk menjalani karier profesional. Dia tercatat sempat bermain untuk PSIR Rembang, lalu sempat membela Madura United.
Di musim lalu dia menjadi bagian Persiraja Banda Aceh setelah mendapat masa peminjaman dari Persis Solo. Dia tampil cukup menjanjikan musim lalu.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Jelang Persib Bandung vs Bali United, Ramon Tanque Fokus dan Siap Kerja Keras
-
3 Klub Eropa Dirumorkkan Ingin Boyong Eliano Reijnders dari Persib
-
Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Kepedean Bisa Juara
-
Misi Wajib Menang! Persija Ngebut Kejar Persib di Puncak Klasemen
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?