Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Emil Audero Mulyadi, menjadi pahlawan bagi timnya Sampdoria dalam lanjutan Serie A Liga Italia ketika menghadapi Genoa, Santu (30/4/2022). Pemain kelahiran Mataram ini berhasil menepis penalti di menit-menit akhir pertandingan.
Pertandingan antara Sampdoria vs Genoa berakhir dramatis. Derbi bertajuk della Lanterna ini bukan hanya persaingan lokal saja, tapi keduanya berebut untuk lolos dari jurang degradasi.
Hasilnya Sampdoria lah yang berhasil tersenyum di akhir laga. Klub berjuluk I Blucerchiati berhasil menang tipis dengan skor 1-0.
Satu gol semata wayang dalam laga tersebut dicetak oleh Abdelhamid Sabiri. Namun, pahlawan kemenangan Sampdoria adalah kiper keturunan Indonesia, yaitu Emil Audero.
Pasalnya pada menit-menit akhir, 90+6 Genoa mendapatkan hadiah penalti. Legenda klub Domenico Criscito maju sebagai algojo.
Sayangnya tendangan penalti Criscito tersebut mampu ditepis oleh Emil Audero. Pemain berusia 35 tahun itu pun tak kuasa menahan tangis karena gagal mengkonversi penalti jadi gol.
Melansir dari Football Italia, menariknya Criscito sebelmnya berhasil memasukkan lima tendangan penalti di Seria A Italia musim ini. Malah Emil Audro yang belum mampu menyelamatkan satu pun penalti.
Akan tetapi, statistik tersebut malah berubah ketika pemain keturunan Indonesia ini menjadi pahlawan Sampdoria. Ia menggagalkan penalti Criscito yang sebelumnya punya rekor sempurna musim ini.
Sementara itu, berkat kemenangan ini Sampdoria berhasil menjauh dari zona degradasi Seria A Italia. Tim asuhan Marco Giampaolo ini ada di peringkat ke-15 dengan torehan 33 poin.
Baca Juga: Madrid Kampiun La Liga, Courtois Sindir Barcelona: Ada yang Rayakan El Clasico Seperti Sudah Juara
Sedangkan Genoa kini masih terjerembap di zona degradasi. Mereka ada di urutan ke-19 klasemen sementara Serie A Italia dengan koleksi 25 poin. Mereka terpaut tiga angka dari Cagliari yang berada di zona aman.
Berita Terkait
-
Hasil Liga Italia Semalam: Inter Milan Hancurkan AS Roma, Duel Tim Papan Tengah Berakhir Imbang
-
Hasil Bola Tadi Malam: Inter Hajar Juventus, Barcelona Lewati Sevilla, PSG Bantai Lorient
-
Alasan PSSI Lupakan Emil Audero Mulyadi dan Fokus ke Jordy Wehrmann
-
Pindah Haluan dari Emil Audero Mulyadi, PSSI Fokus Kejar Naturalisasi Jordy Wehrmann
-
PSSI Fokus Naturalisasi Jordy Wehrmann, Tapi Tetap Tunggu Emil Audero Mulyadi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan