Suara.com - Pelatih asal Inggris sekaligus pundit ternama di Asia, Steve Darby tidak menganggap timnas Indonesia U-23 bisa meraih medali emas. Menurutnya Thailand dan Vietnam yang berpotensi juara di SEA Games 2021 ini.
Pernyataan Steve Darby itu berdasarkan bahwa Park Hang-seo dan Alexandre Polking kini sama-sama memegang tim U-23. Hal itu membuat Thailand dan Vietnam serius untuk menang.
"Fakta bahwa Polking dan Park melatih tim ini menunjukkan mereka ;harus menang'. Jika saua harus memilih pemenang, saya pergi untuk Thailand," ucap Steve Darby dikutip dari The Straits Times dikutip pada Jumat (6/5/2022).
Bukan tanpa alasan pelatih asal Inggris tersebut memilih Gajah Perang Muda bisa juara di SEA Games 2021. Pasalnya Thailand punya kompetisi liga yang terbaik di kawasan ASEAN.
"Kekuatan liga lokal mereka (Thailand) yang terbaik di wilayah ini dan dari sanalah para pemain berasal, Mereka juga punya pelatih yang luar biasa," imbuhnya.
Lebih lanjut, Darby mengatakan bahwa Vietnam punya potensi juara tapi lebih sulit. Pasalnya Vietnam bisa saja tertekan untuk mempertahankan medali, apalagi bertindak sebagai tuan rumah.
"Saya pikir menjadi juara bertahan tidak relevan di SEA Games, karena biasanya ada perubahan total pemain untuk skuad. Kebanggaan nasional adalah faktor terbesar dan para pemain muda akan berada di bawah tekanan untuk tampil mengesankan," sambung pria berusia 67 tahun ini.
Lalu, pelatih kelahiran Liverpool ini menganggap bahwa timnas Indonesia U-23 cuma kuda hitam di laga ini. Di bawah asuhan Shin Tae-yong, skuad Garuda Muda didominasi pemain jebolan Piala AFF 2020 lalu.
"Laos bisa maju, dan tidak mungkin memprediksi performa Myanmar serta Filipina sampai mereka bermain. Sedangkan Malaysia dan indonesia adalah tim yang bagus," ucapnya.
Baca Juga: Deretan Pelatih yang Paling Sering Tampil di Final Liga Champions
Kendati begitu, Steve Darby mengatakan bahwa SEA Games adlah turnamen yang rumit, sehingga sulit diprediksi siapa yang akan memenangkannya.
Tag
Berita Terkait
-
Vietnam Kerjai Timnas Indonesia Sebelum Tanding, Nova Arianto: Jangan Kalah Mental Boys!
-
Wonderkid Persija Yakin Timnas Indonesia U-23 Bisa Atasi Tekanan Ribuan Suporter Vietnam
-
3 Pemain Timnas Indonesia U-23 yang Paling Berbahaya Versi Media Vietnam
-
Pelatih Timor Leste Tak Yakin Timnas Indonesia U-23 dan Vietnam Lolos dari Fase Grup SEA Games 2021
-
Marc Klok: Indonesia Fokus Diri Sendiri, Bukan Vietnam
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Erick Thohir Tegaskan Kesiapan Sumut Jadi Tuan Rumah AFF U-19 2026
-
Marc Klok Siap Balas Dukungan Bobotoh dengan Kemenangan atas Persija
-
Badai Pasti Berlalu: Marian Mihail Percaya PSBS Biak Segera Bangkit dari Keterpurukan
-
Nova Arianto Bicara Tekanan Juara Bertahan Usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam di AFF U-19 2026
-
Asnawi Mangkualam Pulih Lebih Cepat dari Cedera ACL, Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF?
-
Dean Henderson Bangga Crystal Palace Ukir Sejarah ke Final Liga Conference
-
Real Madrid Buka Investigasi Resmi Buntut Keributan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni
-
Real Madrid Hancur dari Dalam! Los Blancos Bakal Hukum Berat Valverde dan Tchouameni?
-
Klarifikasi Federico Valverde Usai Dilaporkan Ribut dengan Aurelien Tchouameni
-
Bomber Persib Andrew Jung Tak Sabar Bantai Persija di Samarinda