Suara.com - Mengenal Patrik Gustavsson, penyerang muda keturunan Swedia yang membela Thailand di cabor sepak bola putra SEA Games 2021.
Duel klasik antara dua kiblat sepak bola Asia Tenggara akan tersaji kala Thailand U-23 bertemu Timnas Indonesia U-23 di semifinal sepak bola putra SEA Games 2021, Kamis (19/5).
Duel ini seakan menjadi duel ulangan final Piala AFF 2020 lalu, di mana kedua tim dilatih oleh pelatih yang sama dan materi pemain yang sebagian sama pula.
Thailand arahan Alexandre Polking mengandalkan beberapa pemain senior Piala AFF 2020 lalu dengan kombinasi pemain muda berpengalaman.
Hampir serupa, Timnas Indonesia U-23 arahan Shin Tae-yong juga mengandalkan pemain senior dan pemain muda jebolan Piala AFF 2020 lalu.
Sehingga, bisa dikatakan kedua tim ini saling mengenal kelebihan dan kekurangan masing-masing lawan jelang semifinal SEA Games 2021 nanti.
Hanya saja, Timnas Indonesia U-23 dan Shin Tae-yong wajib mewaspadai satu sosok dari Thailand, yakni sang penyerang Patrik Gustavsson.
Bisa dikatakan, semifinal SEA Games 2021 nanti akan menjadi pertemuan perdana Timnas Indonesia U-23 dengan penyerang keturunan Swedia tersebut.
Di SEA Games 2021 sejauh ini, Gustavsson mampu mencuri perhatian dengan lesakkan tiga golnya yang membawanya menjadi top skor sementara bersama Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman.
Baca Juga: Semifinal SEA Games 2021: Shin Tae-yong Yakin Indonesia Gilas Thailand
Lantas, siapakah sosok Patrik Gustavsson tersebut? Berikut profilnya.
Profil Patrik Gustavsson
Patrik Gustavsson merupakan penyerang andalan Thailand U-23 kelahiran Atvidaberg, Swedia, pada 19 April 2001 atau 21 tahun silam.
Gustavsson sendiri lahir dan tumbuh besar di Swedia. Di negara inilah, dirinya menimba ilmu sepak bola di Oxelosunds IK dan Atvidabergs FF.
Hingga akhirnya, Gustavsson mampu menembus kancah profesional bersama Atvidabergs FF yang bermain di kasta kedua Swedia terhitung sejak 2018 hingga 2021.
Pada tahun 2021, Gustavsson meninggalkan klub tanah kelahirannya itu dan bergabung tim Swedia lainnya, yakni IF Sylvia.
Di klub ini, ketajamannya sebagai seorang penyerang terasah, di mana Gustavsson mampu melesakkan 10 gol dama 29 penampilan bagi IF Sylvia.
Usai dilepas oleh IF Sylvia, Gustavsson memutuskan kembali ke tanah leluhurnya dan melanjutkan kariernya ke Thailand, di mana ia bergabung dengan BG Pathum United pada Januari 2022.
Hanya saja, BG Pathum United tak langsung memasukkannya ke tim utama, dan meminjamkannya ke Chiangmai FC yang bermain di kasta kedua.
Keputusannya ke Thailand pun membukakan jalan Gustavsson tampil di ajang internasional, di mana pada 16 Maret 2022 ia dipanggil ke tim U-23 yang bermain di Dubai Cup.
Debut internasionalnya bersama Thailand U-23 tercipta 10 hari berselang, tepatnya saat Thailand U-23 berhadapan dengan China.
Gustavsson sendiri merupakan tipikal penyerang yang ambisius dan tak pantang menyerah saat bermain. Ia juga dikenal ngotot demi bisa mencetak gol.
Dengan postur 1,87 meter, Gustavsson menjadi mimpi buruk bagi bek-bek Asia Tenggara dalam duel-duel udara.
Posturnya tersebut pun juga membuat Gustavsson mudah dalam berduel dengan lawan, baik dengan atau tanpa bola. [Felix Indra Jaya]
Tag
Berita Terkait
-
Prediksi Timnas Indonesia U-23 vs Thailand di Semifinal SEA Games 2021 Sore Ini
-
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Thailand di Semifinal SEA Games 2021 Sore Ini
-
Yakin Kalahkan Thailand di Semifinal SEA Games, Shin Tae-yong: Kali Ini Berbeda
-
Terpopuler: Pertandingan Timnas Indonesia U-23 Vs Thailand Tanpa Asnawi, Jadwal Semifinal SEA Games 2021 Berubah
-
Jadwal Bulu Tangkis SEA Games 2021: 10 Wakil Indonesia Berjuang di Nomor Perorangan
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Thom Haye Absen di FIFA Series, Jordi Amat Bisa Jadi Jawaban untuk Lini Tengah John Herdman
-
Dean James Ambil Langkah Ikuti Jejak Calvin Verdonk
-
Raheem Sterling Terkendala Izin Kerja, Belum Bisa Latihan Bersama Feyenoord
-
Hadapi Ratchaburi FC di GBLA, Frans Putros Ingin Buat Kejutan
-
Pep Guardiola: Dia Bukan John Stones yang Kita Kenal
-
Andik Vermansah Sarankan Satu Nama untuk John Herdman
-
Pemain Keturunan Solo-Bandung Ini Diprediksi Bakal Jadi Bintang Baru di MLS, Penerus Maarten Paes
-
Skandal Pemain Naturalisasi Ilegal Malaysia Terbongkar, PSSI Dituduh Dalang Pelaporan ke FIFA
-
Beckham Putra Pulih, Siap Bikin Ratchaburi FC Merana di Duel Hidup Mati GBLA Nanti!
-
Dean James dan Calvin Verdonk Kini Satu Atap, Apanya Tuh?