Suara.com - Manajer Liverpool jurgen Klopp menyebut Divock Origi sebagai legenda dan pemain luar biasa. Hal itu diungkapkan Klopp dalam jumpa pers jelang pertandingan terakhir The Reds musim ini, Jumat (20/5/2022).
Di laga terakhirnya di Liga Inggris, Liverpool akan menghadapi Wolverhampton Wanderers.
Laga kontra Wolverhampton akan menjadi penampilan terakhir Origi di Anfield, delapan tahun setelah ia bergabung dengan Liverpool.
Klopp pun mengharapkan sambutan meriah fans untuk pemain bernomor punggung 27 itu, mengingat peran vitalnya bagi Liverpool dalam beberapa tahun terakhir.
“Saya pikir itu hanya Div. Jadi, ya, saya berharap Div mendapatkan sambutan khusus, atau perpisahan, atau apa pun," kata Klopp.
"Dia adalah, bagi saya selamanya, seorang legenda Liverpool. Salah satu pemain paling penting yang pernah saya miliki," sambung Klopp dikutip dari laman resmi klub.
“Kedengarannya benar-benar aneh dengan jumlah permainan yang dia miliki, tetapi saya sangat senang bekerja sama dengannya."
“Jadi, ini belum berakhir hanya karena ini adalah pertandingan terakhir Liga Premier dan, ya, dia pantas mendapatkan semua pemikiran bagus yang dapat kami hasilkan untuk masa depannya dan ke mana pun dia pergi, dia akan sukses, 100 persen."
“[Dia] pemain yang luar biasa, pribadi yang luar biasa. Semua orang di tim mencintainya karena dia pria yang santai dan menyenangkan."
Baca Juga: Krisis Pemain, Ini Prediksi Formasi Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia
“Jadi, ya, itu akan menjadi saat yang sulit ketika dia benar-benar pergi. Itu akan sulit karena sejak saya di sini, Div ada di sini."
“Saya ingat banyak hal ketika saya memikirkan Div yang luar biasa; gol penting, cedera... cedera parah, dan hal-hal semacam itu - pasang surut. Dia adalah legenda Liverpool, tidak diragukan lagi.”
Origi bergabung dengan Liverpool dari Lille sejak 2014 dan telah mencetak beberapa gol penting untuk klub Marseyside itu, termasuk dua gol melawan Barcelona di semifinal Liga Champions pada musim 2018/19 yang mengantarkan Liverpool menjadi juara di musim tersebut.
Meski demikian, Origi sulit mendapatkan waktu bermain reguler di Liverpool. Dia bahkan hanya dua kali tampil sebagai starter untuk tim asuhan Jurgen Klopp di Liga Premier Inggris dalam dua musim terakhir.
Origi telah mencatatkan 22 gol dari 107 pertandingan Liga Premier Inggris untuk Liverpool dan berpeluang mendapatkan penampilan perpisahan kontra Wolverhampton.
Pertandingan Liverpool vs Wolverhampton akan digelar di Anfield, Minggu (22/5/2022).
Berita Terkait
-
Masih Ingat Djibril Cisse? Anaknya Kini Jadi Kapten Liverpool U-18 dan Beda Kewarganegaraan
-
Legenda Liverpool Terjebak di Abu Dhabi, Penerbangan Dibatalkan saat Ledakan Terdengar
-
Cerita Toleransi di Liverpool: Hugo Ekitike Puasa, Jeremie Frimpong Jadi Penjaga
-
Rumor Panas! Jurgen Klopp Latih Real Madrid atau Timnas Jerman? Bos Red Bull Buka Suara
-
Apa yang Terjadi Jika Manchester City Dijatuhi Sanksi Pengurangan 60 Poin?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan