Suara.com - PSSI berencana menaturalisasi tiga pemain keturunan agar bisa membela timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023. Sayangnya rencana itu gagal karena proses naturalisasi belum rampung.
Para pemain keturunan, Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama sangat antusias untuk mengurus naturalisasi agar bisa membela skuad Garuda di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Sebelumnya, Jordi Amat dan Sandy Walsh tiba di Jakarta lebih dulu dan melakukan beberapa agenda. Kini giliran Shayne Pattynama yang sudah mendarat di Indonesia,
Akan tetapi, ketiga pemain keturunan ini dikabarkan batal membela timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia. Sebab, pendaftaran pemain sudah ditutup dan ketiga nama tersebut masih belum bisa diajukan.
Hal itu kemudian membuat Shin Tae-yong agak kecewa. Media Vietnam juga menyoroti batalnya tiga pemain keturunan ini untuk membela skuad Garuda.
Media Vietnam itu tampak senang karena timnas Indonesia sedang berusaha bersaing dengan negara di Asia Tenggara. Dengan batalnya itu, Vietnam bisa bernapas lega.
"Pelatih Shin Tae-yong mengungkapkan kekecewaannya saat kesepakatan naturalisasi tiga pemain, Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama itu bermasalah," laporan soha.vn dinukil pada Rabu (31/5/2022).
Tiga pemain keturunan ini disebut sebagai timnas Indonesia agar bisa lolos Kualifikasi Piala Asia 2023. Bahkan Vietnam dan Thailand ketar-ketir jika naturalisasi ini selesai.
Maka dari itu, media Vietnam ikut firang karena Vietnam setidaknya mampu menjadi tim terbaik di Asia Tenggara saat ini.
Baca Juga: Daftar Pelatih yang Memenangi Gelar Liga Champions Lebih dari Dua Kali
"Demi mewujudkan ambisi menaklukkan Piala Asia 2023 dan mengalahkan Vietnam serta Thailand, Indondesia berencana menaturalisasi tiga pemain," imbuh laporan itu,
"Jika bintang naturalisasi berhasil, Indonesia akan meningkat secara signifikan. Namun, pelatih Shin Tae-yong dan PSSI mengaku bahwa Naturalisasi menghadapi kendala," imbuh soha.vn.
Timnas Indonesia pun kini dianggap punya peluang lebih kecil. Makanya ketika adanya tawaran menjadi tuan rumah Kualifikasi Piala Asia 2023, skuad Garuda mengincar tiket dengan cara lain karena akan menjadi host turneman ini.
Tag
Berita Terkait
-
Kesulitan Cari Penyerang Tajam, Shin Tae-yong Singgung Situasi Liga 1
-
Jordi Amat Akui JDT Salah Satu Opsi Klub Barunya
-
Kapten Bangladesh Sebut Timnas Indonesia Lebih Diunggulkan untuk Menang
-
Media Vietnam Soroti Kegagalan Indonesia Naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat
-
Gaya Kepelatihan Shin Tae-yong Bikin Dimas Drajad Terkejut
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka
-
Yuk Nonton Maestro Tenor Andrea Bocelli di Borobudur, Pertemuan Mahakarya Dunia dan Warisan Budaya
-
PDIP Kirim Kapal Rumah Sakit ke Flores, Hasto: Bantu Korban Tanpa Lihat Pilihan Politik