Suara.com - Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni mengomentari kegagalan timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2022 jelang laga Finalissima. Menurut Scaloni, Italia tidak pantas gagal ke Piala Dunia.
Azzurri menderita kekalahan mengejutkan dari Makedonia Utara di play-off Qatar dan tidak akan berpartisipasi untuk edisi kedua kalinya berturut-turut. Hasil tersebut hanya selang delapan bulan Italia memenangkan Euro 2020.
Ditanya tentang kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2022 pada konferensi pers menjelang Finalissima, Scaloni mengatakan: "Mereka tidak pantas gagal ke Piala Dunia."
"Mereka adalah juara Eropa dan menang setahun lalu. Mereka adalah negara tingkat atas yang telah melakukan segalanya dengan benar," lanjut pelatih timnas Argentina ini seperti dilansir Football Italia.
"Mereka memiliki manajer top dan mereka tidak berada di Piala Dunia hanya karena bola sepertinya tidak ingin masuk dalam beberapa pertandingan."
Scaloni juga yakin pelatih Roberto Mancini masih akan mengandalkan sebagian besar pemain yang sama. "Saya tidak percaya [Roberto] Mancini akan mengubah 15-20 pemain tetapi Ia akan melakukannya secara bertahap."
"Saya senang Italia tetap percaya dengan Mancini bahkan jika mereka tidak lolos ke Piala Dunia, itu berarti pelatih telah melakukan sesuatu yang penting," pungkasnya.
Timnas Argentina akan menghadapi Timnas Italia dalam pertandingan bertajuk Finalissima, sebuah laga yang mempertemukan pemenang Euro 2020 dengan juara Copa America 2021.
Partai akbar Finalissima 2022 ini akan digelar di Stadion Wembley, London, Inggris pada Rabu (1/6/2022) malam waktu setempat atau Kamis dini hari nanti pukul 01.45 WIB.
Baca Juga: Prediksi Italia vs Argentina di Wembley, Laga Finalissima Malam Ini
Berita Terkait
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Lionel Messi Cetak Sejarah di Piala Dunia, Antonela Roccuzzo: Aku Mencintaimu
-
Puja-puji Scaloni untuk Lionel Messi: Lihat Saja Komitmennya!
-
Catatan Positif dan Negatif Lionel Messi saat Argentina Tundukkan Austria di Piala Dunia 2026
-
Lewati Sederet Legenda, Lionel Messi Menjadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey