Suara.com - Timnas Argentina berhasil jadi yang terbaik di ajang Finalissima 2022. Mereka mengalahkan Italia dengan skor telak 3-0 dalam laga yang berlangsung di stadion Wembley, London, Kamis (2/6/2022) dini hari WIB.
Argentina tampil dominan dalam laga ini. Mereka unggul dua gol lebih dulu di babak pertama lewat Lautaro Martinez dan Angel Di Maria, sebelum menegaskan kemenangan lewat Paulo Dybala di menit akhir.
Finalissima adalah versi terbaru Piala Champions Conmebol-Uefa yang mempertemukan jawara Eropa dengan Amerika Selatan. Sebelum ini hanya dimainkan dua kali pada 1985 dan 1993.
Kemenangan atas Italia membuat timnas Argentina jadi negara dengan trofi terbanyak di ajang Finalissima. Mereka untuk sementara sudah merengkuhnya dua kali dengan yang pertama pada 1993 usai menaklukan Denmark.
Berikut fakta menarik usai Argentina lumat Italia di Finalissima 2022 dikutip dari Squawka:
- Lionel Messi telah memainkan dua final di stadion Wembley yakni Liga Champions 2011 dan Finalissima 2022. Dia memenangkan sekaligus dinobatkan sebagai Man of the Match dalam kedua laga.
- Emiliano Martínez kini mencatatkan clean sheet untuk Agrentina di final Copa América vs. Brasil dan Finalissima vs. Italia.
- Cristian Romero telah memenangkan dua trofi untuk Argentina atau setara dengan jumlah gol yang bersarang ke gawang Albiceleste ketika dia berada di lapangan.
- Timnas Argentina tak pernah kebobolan dalam sembilan pertandingan terakhir ketika Cristiano Romero bermain.
- Argentina kini sudah 32 laga tak terkalahkan secara beruntun. Itu merupakan rekor terpanjang dalam sejarah mereka dan hebatnya dalam 22 laga di periode itu mereka tak sekalipun pernah tertinggal lebih dulu.
Tag
Berita Terkait
-
Hasil Bola Tadi Malam: Argentina Rebut Finalissima 2022, Ukraina ke Puncak Playoff Piala Dunia
-
Hasil Finalissima 2022: Argentina Juara Usai Bungkam Italia 3-0
-
Panas, Italia vs Argentina: Perebutan Piala Finalissima di Wembley Staduim
-
Pelatih Argentina Sayangkan Piala Dunia 2022 Tanpa Italia
-
Italia vs Argentina, Roberto Mancini: Pertandingan yang Mengakhiri Siklus
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera