Suara.com - Roberto Mancini mengisyaratkan bakal merombak skuad timnas Italia setelah kekalahan telak dari Argentina di ajang Finalissima 2022, Kamis (2/6/2022) dini hari WIB.
Timnas Italia selaku juara EURO 2020 dihadapkan dengan Argentina yang merupakan kampiun Copa America 2021.
Hasilnya mengecewakan, Gli Azzurri kalah 0-3 di stadion Wembley, venue yang pernah jadi saksi bisu keberhasilan mereka membungkam Inggris di final EURO 2020.
Argentina menghancurkan tim asuhan Roberto Mancini lewat gol-gol yang diciptakan Lautaro Martinez dan Angel Di Maria di babak pertama, serta Paulo Dybala jelang akhir pertandingan.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi timnas Italia yang sempat 3,5 tahun tak terkalahkan sebelum performa mereka menurun drastis pasca juara EURO 2020 hingga puncaknya gagal lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar.
“Skuad lelah dan selalu menjadi niat kami untuk memulai proses perubahan setelah pertandingan ini," ujar Roberto Mancini dikutip dari Football Italia, Kamis (2/6/2022).
Pernyataan Mancini membuat Italia kemungkinan akan diisi banyak wajah baru di luar skuad Finalissima 2022 ketika menghadapi Jerman, Hungaria, dan Inggris dalam UEFA Nations League 2022-2023 beberapa pekan ke depan.
“Beberapa pemain ini akan dilepas untuk berlibur, karena mereka pantas mendapatkannya dan perlu istirahat setelah dua tahun terakhir," kata Mancini.
"Kami berjuang setelah Euro untuk mencetak gol dan perlu menemukan beberapa solusi dalam hal itu, tetapi tidak akan mudah untuk mengumpulkan tim yang dapat memberi kami hasil dengan cepat. Kami harus membuat kesalahan sesedikit mungkin.”
Baca Juga: Hadapi Argentina di Finalissima, Roberto Mancini: Ini Akan Jadi Akhir Sebuah Era
Sang pelatih meyakinkan bahwa dia sama sekali tidak kehilangan antusiasme untuk pekerjaan sebagai juru taktik timnas Italia setelah empat tahun memimpin.
“Saya memiliki antusiasme yang tersisa, tetapi akan ada beberapa momen sulit, seperti malam ini. Kita harus menyadari itu, karena akan butuh waktu bagi wajah-wajah baru untuk tumbuh," tutur Mancini.
“Ini akan menjadi ekstra sulit karena beberapa pemain muda ini bahkan tidak bermain di Serie A. Kami juga harus ingat ada pemain yang keluar malam ini dan akan terus menjadi pemain penting di masa depan setelah mereka mendapatkan kembali kekuatannya."
Berita Terkait
-
5 Fakta Menarik Usai Argentina Lumat Italia di Finalissima 2022, Ramahnya Wembley untuk Lionel Messi
-
Hasil Bola Tadi Malam: Argentina Rebut Finalissima 2022, Ukraina ke Puncak Playoff Piala Dunia
-
Hasil Finalissima 2022: Argentina Juara Usai Bungkam Italia 3-0
-
Pelatih Argentina Sayangkan Piala Dunia 2022 Tanpa Italia
-
Italia vs Argentina, Roberto Mancini: Pertandingan yang Mengakhiri Siklus
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Selamat Datang John Herdman, Pelatih Timnas Indonesia! Kontrak Kerja Sudah Rampung
-
Mees Hilgers Siap Angkat Kaki dari FC Twente Usai Pulih dari Cedera
-
Bukan Cuma Pescara, Bek Persib Bandung Diminati 2 Tim Liga Italia Lainnya
-
Chelsea Serang Balik Enzo Maresca, Disebut Tak Punya Ketahanan Mental dan Kedewasaan Emosi
-
Manchester City Terpaut 4 Poin dari Arsenal, Pep Guardiola Dituntut Konsistensi
-
Media Jerman: Kevin Diks Lebih Populer dari Borussia Monchengladbach
-
Bojan Hodak Beri Jawaban soal Prioritas ACL Two atau Super League
-
Media Vietnam Beri Vonis Brutal, Sebut 2025 Jadi Tahun Tergelap Sepak Bola Indonesia
-
Persijap Jepara Tidak Gentar dengan Persija Jakarta
-
Mees Hilgers Ganti Agen Saat Kontrak di Ujung Tanduk, Sinyal Hengkang dari FC Twente?