Suara.com - Kongres PSSI 2022 yang belum lama ini dilangsungkan telah mengesahkan beberapa pergantian nama klub Tanah Air. Total ada 22 klub dari Liga 1 hingga Liga 3 yang berganti nama.
Banyak di antaranya mempunyai nama-nama yang menarik dan mencuri perhatian publik, terlebih klub-klub dari Liga 3 yang merupakan kasta paling bawah di piramida sepak bola Indonesia.
Salah satu klub Liga 3 yang punya nama unik adalah klub asal Banten yang sebelumnya bernama Bintang Junior FC, kini bernama Internazionale Banten.
Sontak nama ini menjadi perhatian di dunia maya. Pasalnya, nama klub ini mirip dengan raksasa asal Italia, Internazionale Milano, atau yang biasa disebut Inter Milan.
Secara harfiah, nama mereka sebetulnya cenderung sama, tetapi sangat berbeda dari segi logo. Inter Banten identik dengan warna hitam dan merah muda, sedangkan Inter Milan dengan biru dan hitam.
Logo kedua tim juga berbeda, logo Inter Milan cuma berupa hurup I dan M yang merupakan akronim dari nama mereka. Sementara Inter Banten menampilkan kepala singa di logo mereka.
FC Internazionale sendiri didaftarkan raksasa kota Milan tersebut sebagai trademark pada 27 Maret 2018 lalu. Ini berarti Inter Milan lebih dulu memakai kata Internazionale daripada Inter Banten.
Nah, terlepas dari ramainya nama Internazionale Banten, klub yang dulunya bernama Bintang Junior FC ini sudah aktif bermain di kasta bawah Indonesia.
Pada kompetisi Liga 3 zona Banten musim lalu, Inter Banten atau Bintang Junior FC harus puas finis di peringkat kelima Grup C pada klasemen babak penyisihan grup.
Baca Juga: Profil Ivan Perisic, Pemain Gaek Bergelimang Prestasi yang Direkrut Tottenham Hotspur
Dari lima pertandingan yang mereka lakoni, Bintang Junior FC cuam mengantongi satu kali kemenangan dan menelan 4 kekalahan.
Dengan mengganti nama menjadi Internazionale Banten, mereka akan tetap mempersiapkan diri menyambut gelaran Liga 3 2022.
Sesuai jadwal program kerja PSSI, putaran provinsi Liga 3 termasuk Liga 3 Banten akan dimulai pada periode Agustus hingga November 2022.
Sementara mengenai pergantian nama yang sempat menimbulkan pertanyaan terkait izin dari Inter Milan, perwakilan Inter Banten sempat memberi keterangan.
Disebutkan bahwa mereka akan mengganti nama menjadi Internasional Banten untuk musim depan. Mereka pun tidak akan menggunakan nama "Internazionale" secara komersial di jersey, emblem, dan material-material lainnya baik secara fisik atau media sosial.
Penulis: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Skenario Real Madrid di Liga Champions 2026/2027: Arsenal dan Inter Milan Ujian Berat
-
Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari
-
Hasil Inter vs Milan Tanpa Pemenang, Cristian Chivu Santai: Hasil Tak Penting
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Raih Gelar Ganda, Inter Milan Perpanjang Kontrak Cristian Chivu hingga 2028
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar