Suara.com - Pelatih timnas Malaysia, Kim Pan-gon menegaskan anak asuhnya masih belum menampilkan performa terbaik, meski berhasil mengalahkan Hong Kong di FIFA Matchday pada Selasa (2/6/2022).
Timnas Malaysia yang ada di peringkat 154 FIFA sukses mempermalukan Hong Kong (peringkat 147). Harimau Malaya menang dengan skor 2-0 dalam laga yang digelar di Stadion Nasional Bukit Jalil.
Dua gol kemenangan timnas Malaysia sama-sama dicetak oleh pemain JDT. Safawi Rasid membuat gol via titik putih, sedangkan Safiq Rahim menjebol gawang Hong Kong melalui tendangan bebas.
Setelah kemenangan itu, Kim Pan-gon mengatakan bahwa anak asuhnya bisa terus meraih kemenangan jika menunjukkan performa seperti melawan Hong Kong.
"Hari ini fokusnya tidak mencari kemenangan, tapi jika konsisten bermai seperti itu, kami bisa melakukannya," ucap pelatih asal Korea Selatan ini dikutip dari bernama.com.
Pelatih berusia 53 tahun ini juga menegaskan bahwa pemainnya sudah memberikan semangat untuk menang. Namun, ia berpikir penampilan melawan Hong Kong belum 100 persen seperti yang diinginkannya.
"Para pemain menunjukkan semangat, energi, dan ambisi mereka. Saya pikir ini belum 100 persen, tapi kami mengambil langkah demi langkah untuk memenuhi harapan suporter," imbuhnya.
Tentunya kemenangan melawan Hong Kong ini menambahkan semangat positif bagi tim Harimau Malaya jelang Kualifikasi Piala Asia 2023. Timnas Malaysia akan menjadi tuan rumah dan menjamu Bahrain, Bangladesh, dan Turkmenistan.
Baca Juga: 3 Kelemahan Timnas Indonesia saat Ditahan Imbang Bangladesh
Tag
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Dapat Bocoran dari Kiper Singapura untuk Kalahkan Kuwait di Kualifikasi Piala Asia 2023
-
Media Vietnam Soroti Lini Serang Timnas Indonesia yang Tumpul usai Imbang Lawan Bangladesh
-
Viral Gestur Pemain Malaysia usai Dapat Penalti Lawan Hong Kong, Sempat Kesakitan tapi Cuma Akting
-
Tahan Imbang Timnas Indonesia, Kiper Bangladesh Dapat Pujian Selangit
-
Media Malaysia Ungkit Timnas Indonesia usai Harimau Malaya Menang Telak dari Brunei Darussalam
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey