Suara.com - Kiprah timnas Indonesia U-19 di Turnamen Toulon 2022 harus berakhir lebih cepat menyusul kekalahan dari Meksiko pada matchday terakhir Grup B, di Bouches-du-Rhone, Prancis, Senin (6/6/2022) dini hari WIB.
Kekalahan 0-2 dari Meksiko membuat timnas Indonesia U-19 mengakhiri babak penyisihan grup di peringkat ketiga, satu strip lebih baik dari Ghana yang menghuni dasar klasemen.
Kondisi itu tak cukup membawa timnas Indonesia lolos ke babak semifinal lantaran hanya pemuncak klasemen dan satu runner-up terbaik dari tiga grup yang berhak melaju ke fase knock-out.
Meski gagal melangkah jauh, asisten pelatih timnas Indonesia U-19, Dzenan Radoncic mengaku puas dengan performa timnya di ajang ini.
Dia merasa senang karena merasa timnas Indonesia U-19 yang datang dari negara kurang berprestasi soal sepak bola, bisa bersaing dengan negara-negara hebat.
"Tentu saja saya merasa puas. Ini merupakan hal yang besar buat kami. Kami datang dari negara kecil sepakbola," kata Radoncic dilansir dari laman Turnamen Toulon.
Meski gagal lolos ke semifinal, timnas Indonesia U-19 sukses mencatatkan sejarah di Turnamen Toulon. Mereka untuk kali pertama dalam keikutsertaan sejak 2017, sukses meraih kemenangan di fase grup.
Timnas U-19 kalah 0-1 dari Venezuela di matchday pembuka sebelum mengalahkan Ghana dengan skor 1-0 dan kandas di tangan Meksiko 0-2 di laga terakhir.
"Turnamen ini memang bertujuan untuk mencari pengalaman, karena menghadapi tim papan atas dari Eropa, Amerika Latin, dan Afrika," terangnya.
Baca Juga: Ada Evan Dimas, Berikut 4 Bintang Timnas Indonesia yang Absen di Kualifikasi Piala Asia 2023
"Jadi ini persiapan bagus untuk Piala Dunia tahun depan. Saya pikir anak-anak sudah melakukan tugas dengan baik," tegasnya.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-19 terjun ke Piala Dunia U-20 2023 dengan status sebagai tuan rumah.
Tag
Berita Terkait
-
Turnamen Toulon Jadi Pengalaman Berharga Timnas Indonesia U-19 Jelang Piala Dunia U-20
-
Dibungkam Meksiko, Pelatih Akui Timnas Indonesia U-19 Kalah Kelas
-
3 Alasan Shin Tae-yong Antar Timnas Indonesia ke Piala Asia 2023, Bisakah Memberi Pembuktian?
-
4 Bintang Timnas Indonesia Absen di Kualifikasi Piala Asia 2023, Termasuk Evan Dimas dan Egy Maulana Vikri
-
Pelatih Sabah FC Tegaskan Saddil Ramdani Dilepas ke Timnas Indonesia Hanya Saat Agenda FIFA
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan