Suara.com - PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) resmi mengumumkan turnamen pramusim Liga 1 2022/2023. Bertempat di Jakarta, Senin (6/6/2022) turnamen itu bernama Piala Presiden 2022.
Ini bukan pertama kali Piala Presiden bergulir. Sebelumnya, turnamen itu sudah berlangsung pada 2015, 2017, 2018, dan 2019.
Piala Presiden tidak digelar pada 2020 karena ada pandemi Covid-19. Sementara pada 2021 turnamen pramusim bernama Piala Menpora.
Adapun Piala Presiden 2022 akan berlangung pada 11 Juni hingga 17 Juli mendatang. Sebanyak 18 klub Liga 1 bakal ikut serta dalam kejuaraan ini.
"Rencana pramusim ini 11 Juni sampai 17 Juli 2022. Kita sekarang lagi menunggu ketetapan pemerintah soal ada penonton," kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan saat memberika kata sambutan.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengapresiasi adanya gelaran Piala Presiden 2022. Menurutnya, turnamen ini juga didukung oleh Presiden RI Joko Widodo.
"Kehadiran Pak Presiden, nanti kita koordinasi. Mudah-mudahan tidak tabrakan dengan acara lain. Beliau apresiasi adanya kejuaraan ini, mudah-mudahan jadi pemanasan untuk sukses gelaran Liga 1 2022/2023," ujar Zainudin Amali.
"Seperti biasanya turnamen pramusim ini, kan menjadi persiapan klub-klub sebelum liga. Jadi bisa dimanfaatkan oleh klub-klub sebelum liga. Ini juga bisa sekaligus jadi uji coba pentonton," terangnya.
Piala Presiden 2022 berlangsung di empat kota selama fase grup. Adapun Grup A berlangsung di Stadion Manahan (Solo) di mana diisi oleh Persis, PSIS Semarang, Dewa United FC, Persita Tangerang, dan PSS Sleman.
Baca Juga: Ada Evan Dimas, Berikut 4 Bintang Timnas Indonesia yang Absen di Kualifikasi Piala Asia 2023
Lalu Grup B Stadion Segiri (Samarinda) ada Borneo FC, Barito Putera, Persija Jakarta, Rans Nusantara FC, dan Madura United.
Kemudian Grup C Stadion Gelora Bandung Lautan Api (Bandung) ada Persib, Bhayangkara FC, Bali United, dan Persebaya Surabaya.
Grup terakhir yakni D di Stadion Kanjuruhan (Malang). Mereka adalah Arema FC, Persikabo 1973, PSM Makassar, dan Persik Kediri.
Tag
Berita Terkait
-
Andai Dapat Restu dari Presiden Prabowo dan FIFA, Erick Thohir Gas Maju Lagi Jadi Ketum PSSI
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya
-
Harga Mati! Presiden Prabowo Targetkan Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia 2030
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia
-
UEFA Tolak FIFA Jual Saham Piala Dunia, PSSI Dukung Penuh: Indonesia Butuh Duit
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Isu Kesepakatan dengan Oman di Tengah Perang, Iran Semakin 'Kuat' di Selat Hormuz
-
Sering Melihat Kilatan Cahaya atau Bercak Hitam? Kenali Tanda Gangguan pada Retina
-
Rahasia Teknologi i-DM JETOUR T1 dan T2 yang Mampu Melaju Lebih dari 1200 Kilometer
-
Ulasan The Yellow Wallpaper, Ketika Kisah Horor Tak Selalu Tentang Hantu
-
Rupiah Perkasa di Tengah Pelemahan Dolar AS, Dibuka Menguat ke Rp17.912
-
7 Lipstik Transferproof untuk Bibir Kering, Nyaman Dipakai Tahan hingga 16 Jam
-
Wamensos Cek Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Probolinggo, Kuansing dan Polewali Mandar
-
IHSG Masih Nyaman di Level 6.300 Pagi Ini, PTRO Bisa Dilirik
-
Kronologi Prabowo Ngaku Siap Jadi Mediator Korsel Hingga Ditolak oleh Korea Utara
-
Negosiasi Iran Berlanjut, Harga Minyak Dunia Terkoreksi ke Bawah 80 Dolar AS per Barel