Suara.com - Kembali muncul pemain muda Belanda berdarah Indonesia yang secara terang-terangan siap membela Timnas Indonesia sebagai pemain naturalisasi. Bermain untuk tim U-21 Vitesse Arnhem di Belanda saat ini dan berpostur jangkung, dia adalah Jayden Houtriet.
Keinginan untuk membela Timnas Indonesia diungkapkan saat melakukan wawancara bersama pemain Indonesia yang berkarier di Belanda, Yussa Nugraha.
Melalui sebuah video yang diunggah pada Channel YouTube pribadi pada Selasa (26/5/2020), Yussa Nugraha memperkenalkan siapa Jayden Houtriet itu.
Saat itu Jayden Houtriet masih berusia 18 tahun dan mengaku mengawali karier sepak bola sejak usianya masih 5 tahun bermain untuk klub amatir ESA Youth.
Tak butuh waktu lama bagi Jayden menunjukkan kualitasnya, bakat yang dimiliki membuat beberapa klub top Liga Belanda berminat meminang guna mendapatkan jasanya.
Hingga di usia 10 tahun, pilihan Jayden jatuh ke tangan Vitesse sebagai tempat melanjutkan karier sepak bola dan berjalan selama 9 tahun saat mengaku ke Yussa saat itu.
"Saya mulai bermain sepak bola sejak usia 5 tahun. Waktu saya bermain di klub amatir ESA," ucap Jayden Houtriet kepada Yussa Nugraha.
"Setelah 3 tahun, saya di-scout beberapa klub. Akhirnya saya memilih Vitesse Arnhem. Saya sudah 9 tahun di Vitesse Arnhem," imbuhnya.
Meski memiliki tinggi hingga 191 cm, Jayden mengaku ek Yussa bahwa ia berposisi sebagai striker dan juga bisa bermain di posisi gelandang bertahan.
Baca Juga: PSM Pasang Target Tinggi di Piala Presiden 2022
"Gelandang bertahan, tapi sebelumnya saya adalah penyerang. Beberapa musim ini saya bermain sebagai gelandang bertahan," ujar Jayden Houtriet.
"Saya pikir itu terjadi secara otomatis. Karena dari striker aku digantikan untuk bermain di nomor 10. Dari situ saya dimainkan di banyak posisi lain," imbuhnya.
Keturunan Indonesia yang ada di dalam darah Jayden berasal dari orang tua sang ibu, yang tak lain adalah kakek-neneknya yang lahir di Indonesia.
Menurut Jayden, sang kakek berasal dari Jakarta dan neneknya berasal dari Manado, ia juga mengaku belum pernah mengunjungi Indonesia sebelumnya.
"Mama saya berasal dari Indonesia. Mamaku nggak lahir dari Indonesia, tapi orang tua mamaku (Opa dan Oma) lahir di Indonesia." kata Jayden.
"Opaku dari Jakarta dan Omaku dari Manado. Saya belum pernah ke Indonesia. Mungkin tempat pertama yang ingin saya kunjungi adalah asal opa dan omaku yakni Jakarta dan Manado," imbuhya.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Erick Thohir Bicara Tambahan Pemain Naturalisasi, Ada dari Jerman dan Belanda?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan
-
3 Fakta Menarik Jelang Jepang vs Swedia, Berebut Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026