Suara.com - Pelatih Timnas Yordania, Adnan Hamad tak kuasa menutupi kekecewaannya terhadap panitia penyelenggara pertandingan Kualifikasi Piala Asia 2023.
Ahmad Hamad sudah tak bisa menahan amarahnya ketika timnas Yordania diperlakukan tidak baik seusai pertandingan melawan Nepal.
Pada laga matchday 1 Grup A yang berlangsung Rabu (8/6/2022) itu, pemain Yordania yang mengalami cedera justru harus bersusah payah kembali ke tempat menginap hingga membuat Adnan Hamad marah besar kepada panitia.
"Saya menyampaikan kata-kata kepada AFC. tidak terbayangkan bahwa seorang pemain yang memainkan pertandingan 90 menit dan mengalami cedera "memar” Harus berjalan selama 20 menit dan menaiki tangga dari 3 lantai 4 hotel," ujarnya seperti dikutip dari Almamlakatv, Jumat (10/6/2022).
"Saya pikir rasa hormat terhadap pemain diperlukan agar turnamen menjadi lebih baik," pelatih berusia 61 tahun itu melanjutkan.
Profil Adnan Hamad
Adnan Hamad merupakan sosok pelatih sepak bola yang memiliki rekam jejak yang cukup panjang di kawasan Arab. Sebab, karier sepak bolanya telah dimulai sejak tahun 1978.
Lelaki yang lahir di Samarra, Irak, pada 1 Februari 1961, ini memang berasal dari keluarga kaya raya sebagai tuan tanah di kotanya.
Karier sepak bolanya bermula bersama Samarra pada 1975 ketika usianya menginjak 14 tahun. PEQ 1982, dia direkrut oleh salah satu pelatih sepak bola terkenal di Irak, yakni Wathiq Naji, untuk gabung ke Salah Al-deen.
Baca Juga: Kronologi Terbitnya Artikel Iwan Bule si yang Paling Berjasa di Laman PSSI
Semenjak saat itu, ia berpindah-pindah klub dan pernah memperkuat Al-Zawraa (1983-1988 dan 1990-1992), Al-Talaba (1988-1989), Al-Quwa Al-Jawiya (1989-1990), dan Samara (1992-1994).
Setelah mengalami cedera yang parah di penghujung kariernya, Adnan Hamad memutuskan untuk mengambil jalur kepelatihan bersama Samarra pada musim 1992/1993.
Dia kemudian pernah menjadi pelatih Al-Zawraa dan ditunjuk jadi asisten pelatih timnas Irak bersama yahya Alwan di ajang Piala Asia 1996 di Uni Emirat Arab.
Hamad sempat menghabiskan waktu di Eropa untuk mempelajari teknik pelatih sebelum memulai karier kepelatihan di level internasional bersama klub asal UEA, Dubai SC.
Selama menjadi pelatih, lelaki berusia 61 tahun ini memang sudah berhasil mempersembahkan sejumlah prestasi untuk timnya.
Bersama Al-Zawraa, misalnya, ia sukses meraih dua gelar Liga Primer Iraq (1996 dan 2000), Irak FA Cup (1996 dan 2000), Irak Elite Cup (1999 dan 2003), serta Irak Super Cup (1999 dan 2000).
Sementara itu, bersama klub asal Yordania, Al-Faisaly, Hamad sukses meraih gelar Piala AFC 2006, Yordania FA Shield (2008), dan Yordania Super Cup (2006).
Di level timnas, dia pernah membawa Irak U-20 meraih gelar juara Piala AFC U-19 2000. Selain itu, timnas Irak juga dibantu untuk menjuarai ajang Piala Asia Barat 2002 (selayaknya Piala AFF di Asia Tenggara).
[Muh Adif Setiawan]
Tag
Berita Terkait
-
5 Fakta Menarik Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026, Debut hingga Comeback 28 Tahun
-
Timnas Yordania di Piala Dunia 2026, Mousa Al Tamari Memimpin, Yazan Al Naimat Resmi Absen
-
Reaksi Pelatih Australia Usai Segrup dengan Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20
-
Segrup dengan Timnas Indonesia U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20, Ini Respons Pelatih Malaysia
-
Sebut Bukan Target Utama, Media Vietnam Soroti Keputusan Nova Arianto di Piala AFF U-19 2026
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut
-
Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare
-
4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!
-
Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur
-
Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul