Suara.com - PSM Makassar berpeluang besar mengantongi tiga poin di laga perdana Grup D Piala Presiden 2022. Menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (11/6/2022), PSM untuk sementara unggul 0-1 di babak pertama.
Gol tunggal PSM Makassar di babak pertama dicetak oleh Wiljan Pluim di awal pertandingan.
Menghadapi PSM Makassar, Arema FC harus menerima kenyataan pahit di awal laga. Didukung ribuan Aremania, tim berjuluk Singo Edan tersebut kebobolan ketika pertandingan belum genap satu menit.
Menggiring bola dari lini tengah, Wiljan Pluim berhasil membawa PSM Makassar memimpin setelah bola hasil sepakannya bersarang di gawang Adilson Maringa.
Tertinggal satu gol, Arema FC langsung bereaksi. Berulang kali Singo Edan menggedor pertahanan Juku Eja, namun belum membuahkan hasil.
Di menit ke-17, Arema FC nyaris menyeimbangkan papan skor. Namun, bola hasil tendangan keras yang dilepaskan Gian Zola dari luar kotak penalti dimentahkan tiang gawang.
10 menit berselang, PSM Makassar nyaris menggandakan keunggulan. Berawal dari pergerakan Yance Sayuri di sisi kanan, pemain tersebut melepaskan umpan ke depan gawang.
Akan tetapi Everton Nascimento yang dituju kalah cepat dari Sergio Silva. Nama terakhir berhasil membuang bola.
Bermain dengan tempo cepat, kedua tim semakin intens bertukar serangan di sepanjang babak pertama. Bahkan tidak sedikit aksi saling menghentikan berakhir dengan pelanggaran yang berujung dengan tendangan bebas.
Baca Juga: Link Live Streaming Arema FC vs PSM Makassar, Piala Presiden 2022 Malam Ini
Meski demikian, hingga turun minum skor 0-1 untuk keunggulan PSM Makassar tetap bertahan.
Susunan Pemain:
Arema FC (4-3-3) : Adilson Maringa; Rizky Dwi Febrianto, Sergio Silva, Bagas Adi Nugroho, Johan Alfarizi; Gian Zola, Renshi Yamaguchi, Jayus Hariono; Dendi Santoso, Hanis Saghara, Adam Alis.
Pelatih: Eduardo Almeida.
PSM Makassar (4-2-3-1) : Reza Arya Pratama; Yance Sayuri, Safrudin Tahar, Yuran Lopes, Samuel Simanjuntak; M Arfan, Akbar Tanjung; Rizky Eka, Wiljan Pluim, Yakob Sayuri; Everton Nascimento.
Pelatih: Bernardo Tavares.
Berita Terkait
-
Terlanjur Cinta, Arema FC Pilih 'Bajak' Hansamu Yama dari Persija Jakarta
-
Arema FC Resmi Lepas Dedik Setiawan Setelah Hampir 10 Tahun Mengabdi
-
Makin Sengit! JDT hingga Lion City Sailors Dikabarkan Ikut Piala Presiden 2026
-
Arema FC Resmi Berpisah dengan Kiper asal Brasil
-
Jadi Ajang Seleksi Pemain Timnas Putri U-16, Arema FC Juara HSL Surabaya
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman