Suara.com - Sejumlah pemain timnas Indonesia terancam dicoret dari skuad Piala Asia 2023 setelah minim kesempatan bermain.
Setidaknya, ada tiga nama pemain yang kurang mendapat kesempatan bermain dari pelatih Shin Tae-yong ketika timnas Indonesia berjuang di Grup A fase ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023.
Dari tiga pertandingan yang tersaji, pemain-pemain ini kurang mendapatkan kesempatan tampil. Ada kemungkinan mereka bakal dicoret dari skuad timnas Indonesia saat tampil di putaran final Piala Asia 2023.
Ketiga pemain yang muncul dalam daftar ini memang cukup kesulitan menandingi performa pemain-pemain yang menjadi pilihan utama Shin Tae-yong.
Akhirnya, mereka hanya menjadi pelapis dan bermain ketika pertandingan sudah memasuki menit-menit akhir. Bahkan, ada pula yang sama sekali tak bermain di Kualifikasi Piala Asia 2023.
Berikut tiga nama pemain yang minim menit bermain dan terancam dicoret dari skuad timnas Indonesia seusai lolos ke Piala Asia 2023.
1. Alfeandra Dewangga
Alfeandra Dewangga masih kesulitan untuk menembus posisi utama di skuad timnas Indonesia. Alasannya jelas, ada Pratama Arhan yang selalu menjadi andalan Shin Tae-yong.
Satu-satunya kesempatan bermain yang didapat pemain PSIS Semarang ini di Kualifikasi Piala Asia 2023 ialah pada pertandingan perdana melawan Kuwait.
Baca Juga: Banjir Pujian dari Netizen Tanah Air, Kiper Nepal: Aku Cinta Kamu Indonesia
Saat itu, Dewa diturunkan Shin Tae-yong pada menit ke-78. Artinya, ia hanya mampu membukukan 12 menit bermain sepanjang Kualifikasi Piala Asia 2023.
Sebab, dua laga selanjutnya, yakni melawan Yordania dan Nepal, bek berusia 20 tahun ini hanya menjadi penghangat bangku cadangan.
2. Edo Febriansyah
Hadirnya Pratama Arhan di skuad timnas Indonesia juga menjadi tantangan tersendiri bagi bek kiri Rans Nusantara FC, Edo Febriansyah.
Sebab, Edo sama sekali tak dimainkan oleh Shin Tae-yong pada tiga pertandingan Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023. Kemungkinan, Edo bisa saja dicoret dari skuad Merah Putih di Piala Asia 2023.
Sebetulnya, Edo memiliki performa yang apik saat bermain di level klub. Namun, pengalaman laga internasionalnya masih terhitung sangat minim.
Tag
Berita Terkait
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe
-
Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim
-
3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel
-
Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut
-
6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI
-
Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik
-
Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan
-
BRI dan BRI Finance Perkuat Pembiayaan Kendaraan lewat BRI KKB Expo 2026
-
Cari Kendaraan Baru? BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Solusi Pembiayaan yang Lebih Mudah
-
47 Warga Meninggal, Ratusan Rumah Rusak Parah Akibat Gempa di NTT