Suara.com - Persija Jakarta semakin serius dalam mempersiapkan tim mereka jelang Liga 1 2022/23. Kali ini Macan Kemayoran merekrut Michael Krmencik.
Penyerang asal Republik Ceko ini dikontrak selama tiga musim oleh manajemen Persija. Dikutip dari laman resminya di Jakarta, Kamis, pelatih Persija Thomas Doll menyambut antusias kedatangan Krmencik tersebut.
"Michael merupakan pemain yang dibutuhkan tim saat ini karena dia bermain di posisi penyerang tengah. Dia sangat bagus bermain dengan bola bawah, memiliki postur yang sangat ideal dan berpengalaman bertanding di kompetisi Eropa," ujar Doll.
Krmencik memang bukan pemain kaleng-kaleng, dia punya banyak pengalaman bermain di Eropa. Kehadiran Krmencik menambah daftar pemain kaliber Eropa di skuad Persija sekarang.
Sebelumnya Persija sudah mendatangkan Ondrej Kudela pada awal Juni lalu. Dia merupakan kompatriot Krmencik di Timnas Ceko.
Harga pasar Krmencik pun bisa membuatnya menjadi pemain termahal di Liga 1 saat ini. Dia punya market value sebesar 1,5 juta euro atau Rp 23 miliar.
Lantas, seperti apa sepak terjang dari Michael Krmencik ini? Berikut ulasan profilnya!
Profil Michael Krmencik
Michael Krmencik lahir di Kraslice, Republik Ceko, pada 15 Maret 1993. Dengan tinggi 191 cm, Krmencik menempati posisi penyerang.
Baca Juga: Slot Pemain Asing Mulai Terisi, Persija Kini Tunggu Jawaban Tom Rogic
Dia memulai kariernya di akademi di kampung halamannya, lalu pindah ke akademi Baik Sokolov. Kemudian pemandu bakat dari Viktoria Plzen menemukan potensi Krmencik dan merekrutnya ke tim junior Plzen.
Setelah bertahun-tahun berjibaku di tim junior, Krmencik promosi ke tim utama pada 2011. Meski begitu, perjalanannya tak mudah.
Krmencik banyak dipinjamkan ke berbagai tim, mulai dari Banik Sokolov, Zenit Caslav, Vlasim, Banik Ostrava, hingga Dukla Prague.
Pada musim 2016/17, Krmencik kembali ke Viktoria Plzen dan mulai mendapat banyak kesempatan. Dia bahkan menjadi topskor Liga Ceko musim 2017/18 usai mencetak 16 gol dari 24 laga.
Total selama 7 musim bermain di Viktoria Plzen, Krmencik mencatatkan 124 penampilan dengan catatan 62 gol dan 16 assist. Krmencik juga menuai banyak prestasi di Plzen dengan meraih 3 trofi Liga Ceko.
Krmencik lalu dibeli klub Belgia, Club Brugge, pada Januari 2020 dengan biaya 6 juta euro. Krmencik memang meraih gelar Liga Belgia, namun dia kesulitan beradaptasi dan cuma mencetak 3 gol dari 19 penampilan.
Dia kemudian dipinjamkan ke PAOK. Di sini dia menjadi pahlawan dengan mencetak gol penentu kemenangan PAOK di final Piala Yunani.
Setelah dari PAOK, Michael Krmencik dipinjamkan ke Slavia Prague. Dia memainkan 22 pertandingan, termasuk 4 laga di Liga Konferensi Eropa bersama Prague.
Setelah masa kontraknya habis dengan Club Brugge, Krmencik memilih untuk memulai petualangan baru dengan bergabung bersama Persija Jakarta.
Di level tim nasional, Michael Krmencik sudah melakoni debutnya buat Timnas Ceko pada 2016. Kini dia sudah mengoleksi 26 caps buat Ceko dan mencetak 9 gol.
Penulis: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Ultimatum The Jakmania! Diky Soemarno Minta Persija Tak Boleh Seri atau Kalah Lagi demi Gelar Juara
-
Gol Dianulir VAR, Gustavo Almeida Tegaskan Persija Belum Menyerah Kejar Gelar BRI Super League
-
Gustavo Almeida Beberkan Masalah Besar Persija di Awal Putaran Kedua Super League
-
GBK Dipakai Timnas Indonesia, Persija Bidik JIS saat Jamu PSM Makassar
-
Persija Kalah Aneh di GBK, Diky Soemarno Sebut Juara Makin Sulit Jika Sering Tumbang
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat