Suara.com - Mantan pemain Manchester United Wayne Rooney memutuskan untuk mundur dari posisi pelatih kepala Derby County setelah klub tersebut terdegradasi ke kasta ketiga sepak bola Inggris pada musim lalu.
Dikutip Antara dari Sky Sports, Sabtu, Rooney mengatakan Derby County saat ini membutuhkan energi yang baru agar bisa membawa klub kembali ke tingkat tertinggi, meski saat ini masih belum ada kejelasan soal kepemilikan klub.
"Secara pribadi, saya merasa klub sekarang perlu dipimpin oleh seseorang dengan energi segar dan tidak terpengaruh oleh peristiwa yang telah terjadi selama delapan belas bulan terakhir," terang Rooney.
Meski begitu, Rooney mengatakan dirinya akan terus memantau perkembangan dari Derby County selanjutnya, meski saat ini statusnya sudah tidak menjadi pelatih dari The Rams.
Dia mengatakan, pihak klub berusaha untuk mengubah keputusannya ini, namun kemauannya sudah bulat dan berharap Derby County mendapatkan kesuksesan di masa depan.
"Hari ini saya bertemu dengan administrator untuk memberi tahu mereka tentang keputusan saya bahwa sudah waktunya bagi saya untuk meninggalkan klub. Ini keadilan bagi mereka, mereka berusaha sangat keras untuk mengubah keputusan saya tetapi pikiran saya sudah bulat," ungkap Rooney seperti dimuat Antara.
"Waktu saya di klub telah menjadi rollercoaster emosi, baik pasang surut, tetapi saya harus mengatakan bahwa saya menikmati tantangannya," sambungnya.
"Akhirnya, saya menyadari bahwa klub masih memiliki pihak-pihak yang berkepentingan yang ingin mengambil alih jalannya klub. Kepada mereka saya katakan ini, Derby County adalah klub hebat dengan sejarah hebat dan penggemar hebat. Saya berharap yang terbaik untuk Anda semua. dan banyak kesuksesan untuk masa depan," katanya.
Wayne Rooney tercatat sebagai pelatih caretaker dari Derby County pada 15 November 2020 dan menjadi pelatih permanen pada 15 Januari 2021 serta telah menangani klub sebanyak 84 pertandingan.
Baca Juga: Jadi Penyelamat Timnas Inggris, Harry Kane Lampaui Rekor Gol Sir Bobby Charlton
Pada musim lalu, Derby County harus terdegradasi ke League One dari Divisi Championship karena menduduki peringkat 23 dengan 34 poin dari 46 pertandingan, setelah dikurangi 12 poin karena masalah adminstrasi, ditambah pengurangan 9 poin karena masalah finansial.
Berita Terkait
-
Pemain Argentina Tantrum Usai Kalah dari Spanyol, Wayne Rooney dan Joe Hart Sampai Geleng Kepala
-
Wayne Rooney Sebut Penampilan BTS di Halftime Show Final Piala Dunia 2026 Sampah
-
Rooney Beri Wejangan Untuk Inggris Jelang Kontra Argentina di Semifinal
-
Kritik Rooney Usai Inggris Susah Payah Tekuk Kongo: Gelandang dan Bek Tak Meyakinkan
-
Jude Bellingham Lampaui Rekor Wayne Rooney, Jadi Pemain Inggris Termuda Capai 50 Caps
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung