Kala itu, Neymar harus menerima pesanannya dibatalkan karena dianggap bercanda atau Prank oleh karyawan restoran cepat saji tersebut.
“Itu pernah terjadi kepada saya di McDonald’s,” kenang Neymar.
“Ketika saya bermain di Santos, saya menelepon McDonald’s.”
“Lalu karyawannya (wanita) berkata: ‘Apa yang bisa saya bantu?’. Kemudian saya menjawab: ‘Saya ingin memesan sesuatu’,” lanjut Neymar.
“Lalu dia berkata: ‘Siapa nama Anda?’. Saya pun kemudian menjawab singkat: ‘Neymar’. Dia pun kembali bertanya: ‘Nama lengkap Anda?’
“Saya pun menjawab: ‘Neymar da Silva Santos Junior’. (Lalu) dia kembali bertanya: ‘Tolong nama lengkap Anda’. Saya pun kembali menjawab: ‘Neymar’.”
“Lalu dia berkata: ‘Jangan menelepon untuk bercanda, saya sedang bekerja’. Kemudian dia (karyawan McDonald’s) menutup teleponnya,” tutup Neymar.
Alhasil, Neymar pun gagal memesan makanan dari restoran cepat saji, hanya karena dirinya dianggap bercanda dengan menggunakan nama ‘Neymar’ yang sudah dikenal masyarakat Brasil kala itu.
Pada akhirnya, menjadi figur ternama seperti Neymar saja terasa cukup sulit, sehingga tak bisa memesan makanan di restoran cepat saji dengan namanya sendiri.
Baca Juga: Angel di Maria Selangkah Lagi Berlabuh ke Juventus
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
-
Neymar Menolak Tinggalkan PSG Sebelum Juara Liga Champions
-
PSG Tertarik Jual Neymar Jika Harga yang Ditawarkan Menarik, Ini Analisanya
-
Jet Pribadi Neymar Mendarat Darurat dalam Perjalanan dari Barbados ke Brasil
-
Brasil Bantai Korea Selatan 5-1, Neymar Sumbang Dua Gol
-
Neymar Jr Mengaku Tidak Mengetahui soal Paris Saint Germain Ingin Menjualnya
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik