Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong, harus memutar otak untuk mencari pengganti Marselino Ferdinan yang dipastikan absen di sisa turnamen Piala AFF U-19 2022.
Shin Tae-yong mengatakan, cedera yang dialami sang gelandang serang saat menghadapi Thailand pada laga ketiga Grup A Piala AFF U-19, Rabu kemarin membuatnya diragukan tampil bersama Timnas U-19 di sisa turnamen.
Teranyar, pelatih Marselino di level klub, yakni pelatih Persebaya Aji Santoso mengatakan bahwa playmaker berusia 17 tahun itu harus absen setidaknya dua bulan karena cedera hamstring ini.
Absennya Marselino di sisa Piala AFF U-19, termasuk di laga lanjutan Grup A kontra Filipina yang akan dihelat di Stadion Patriot malam ini, jelas menjadi kerugian untuk Timnas Indonesia U-19.
Sebab, gelandang serang Persebaya itu merupakan pemain penting di lini tengah tim Garuda Nusantara, di samping perannya sebagai kapten.
Namun, setidaknya ada beberapa pemain yang bisa ditunjuk Shin Tae-yong untuk menambal lubang di lini tengah Timnas U-19 yang ditinggalkan oleh Marselino Ferdinan.
Pemain-pemain ini punya kualitas yang cukup mumpuni untuk menjaga keseimbangan permainan skuad Garuda Nusantara.
Berikut tiga pemain yang paling berpeluang menggantikan posisi Marselino Ferdinan di Timnas Indonesia U-19:
1. Zanadin Fariz
Zanadin Fariz sebetulnya jadi nama terbaru di skuad timnas Indonesia U-19. Pemain ini mencuat setelah penampilan impresifnya bersama Persis Solo di Piala Presiden 2022.
Secara pengalaman, pemain yang akrab disapa Ucil ini memang masih belum banyak mengenyam caps internasional. Namun, sosoknya bisa diharapkan jadi pengganti Marselino Ferdinan.
Apalagi, dia juga sempat mencatat debut saat timnas Indonesia U-19 menang atas Brunei Darussalam pada laga sebelumnya. Saat itu, Ucil bermain selama 45 menit.
2. Rafli Asrul
Muhammad Rafli Asrul juga layak untuk mendapat kepercayaan Shin Tae-yong menggantikan peran Marselino Ferdinan di lini tengah.
Jika dibandingkan dengan nama-nama lainnya, Rafli Asrul memiliki karakter yang mirip dengan Marselino Ferdinan karena tipenya sebagai gelandang serang.
Tag
Berita Terkait
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Shin Tae-yong Tak Sangka Persija Finis Peringkat 3 Piala Presiden 2026, Kenapa?
-
Shin Tae-yong Pusing! Persija Langsung Hadapi Borneo FC dan Persib di Dua Laga Awal Super League
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Shin Tae-yong Gagal Total? Persija Tumbang dari Persib, Gagal ke Final Piala Presiden 2026
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk