Suara.com - Bek muda Persija Jakarta, Muhammad Ferarri sudah balik ke klubnya setelah membela Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2022. Kapten tim Garuda Nusantara itu pun mengaku ingin mencuri ilmu dari bek asing anyar Persija, Ondrej Kudela.
Sementara Media Vietnam menyoroti timnas Indonesia yang tidak akan melawan negara tetangga di FIFA Matchday. Memandang hal ini, media dari Negeri Naga Biru tersebut mengatakan PSSI berniat keluar dari AFF.
Berikut lima berita sepak bola terkini versi Suara.com, periode Kamis (21/7/2022) :
1. Balik ke Persija, Kapten Timnas Indonesia U-19 Bertekad Curi Ilmu dari Ondrej Kudela
Bek muda Persija Jakarta, Muhammad Ferarri sudah balik ke klubnya setelah membela Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2022. Kapten tim Garuda Nusantara itu pun mengaku ingin mencuri ilmu dari bek asing anyar Persija, Ondrej Kudela.
Kudela sendiri bukan sembarang pemain asing. Pernah main di Liga Champions, Liga Europa serta mengoleksi caps bersama Timnas Republik Ceko, wajar jika Kudela langsung jadi role model bagi bek-bek Persija saat ini.
2. Timnas Indonesia Tak Hadapi Negara ASEAN di FIFA Matchday, Media Vietnam: Berniat Keluar dari AFF
Media Vietnam menyoroti timnas Indonesia yang tidak akan melawan negara tetangga di FIFA Matchday. Memandang hal ini, media dari Negeri Naga Biru tersebut mengatakan PSSI berniat keluar dari AFF.
Baca Juga: 3 Pemain Asing Liga 1 yang Berpotensi Hadapi Timnas Indonesia di Piala Asia 2023
PSSI mengatakan bahwa telah mencari lawan timnas Indonesia U-19 di FIFA Matchday September mendatang. Bolivia menjadi negara yang dianggap bakal menjadi lawan skuad Garuda.
3. Media Malaysia dan Thailand Ikut Heboh dengan Kabar PSSI Jalin Komunikasi dengan EAFF
Kabar Indonesia pindah federasi dari AFF ke EAFF membuat heboh beberapa negara di Asia Tenggara. Rumor ini muncul karena desakan netizen yang meminta PSSI keluar setelah adanya anggapan main mata antara Vietnam vs Thailand di Piala AFF U-19 2022.
Laga Vietnam vs Thailand di fase grup Piala AFF U-19 2022 menjadi sorotan. Pertandingan yang berakhir imbang 1-1 dianggap tidak fairplay karena kedua tim tak menunjukkan semangat juang pada menit ke-75 saat skor sudah seri dan membuat dua negara itu lolos.
Tag
Berita Terkait
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
-
Bobol Gawang Juara Liga Europa, Arkhan Kaka Belajar dari Tyrone Mings dan Bintang Aston Villa
-
Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium
-
Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974
-
Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing
-
Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi
-
Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya
-
Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis
-
4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
-
Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah
-
Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel
-
IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau