Suara.com - Manajer Arsenal, Mikel Arteta tidak sabar untuk segera menyambut kedatangan bek sayap Oleksandr Zinchenko yang didatangkan oleh timnya dari Manchester City pada bursa transfer pemain musim panas ini.
"Sebagaimana kamu bisa lihat, dia di sini (di Orlando). Masih ada beberapa formalitas yang harus diselesaikan dan kami sangat senang memiliki dia," kata Arteta, dikutip Antara dari Sky Sports, Kamis.
"Saya tahu pemain tersebut sangat baik, dia adalah pesepakbola yang luar bisa dan dia adalah seseorang yang akan memberikan kami batas kompetitif di ruang ganti," sambungnya.
Pelatih asal Spanyol itu melanjutkan, Zinchenko adalah pemain yang sama bagusnya ketika ditempatkan di posisi bek sayap atau sebagai gelandang di lini tengah.
Arteta menjelaskan, pada awal kariernya, Zinchenko bermain di posisi nomor 10 dan diubah menjadi seorang bek sayap kiri ketika berada di Manchester City sehingga pemain asal Ukraina itu dapat memberikan lebih dari yang mereka inginkan.
"Fleksibilitas itu adalah sesuatu yang akan menjadi penting bagi tim karena kami memiliki pemain di posisi itu, yang lebih spesifik sebagai bek sayap, jadi saya sangat senang," ungkap Arteta.
"(Fleksibilitas) adalah salah satu hal dan cara kami dapat menyesuaikan struktur, formasi, dan rotasi dalam skuad dan bermain dengan pemain yang sama dengan cara yang berbeda. Menjadi lebih tidak terduga, jelas penting dan itulah mengapa kami merekrut pemain (serbaguna)," sambungnya.
Oleksandr Zinchenko akan menjadi rekrutan anyar kelima The Gunners pada bursa transfer pemain musim panas ini setelah sebelumnya mengamankan Marquinhos, Matt Turner, Fabio Vieira dan Gabriel Jesus.
Diperkirakan Arsenal mengeluarkan dana sebesar 32 juta pounds atau sekitar Rp574 miliar untuk memboyong pemain berusia 25 tahun tersebut dari Manchester City.
Baca Juga: Brighton Tolak Mentah-mentah Tawaran Manchester City untuk Marc Cucurella
Pada musim lalu, Zinchenko tercatat tampil sebanyak 28 pertandingan Manchester City di berbagai ajang dan mampu menyumbangkan lima assist dari total 1.843 menit bermain.
Berita Terkait
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Meski Baru Juara di Arsenal, David Raya Tak Jadi Kiper Utama Spanyol di Piala Dunia 2026?
-
Thomas Tuchel Nasihati Elliot Anderson untuk Tetap Rendah Hati
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
-
Berstatus Bebas Transfer, Juventus Pertimbangkan Rekrut John Stones
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti