Suara.com - Timnas sepak bola putri Inggris berhasil menjuarai turnamen mayor pertamanya setelah mengalahkan Jerman 2-1 dalam laga final Piala Eropa Putri 2022 di Stadion Wembley, Minggu (31/7/2022) waktu setempat.
Di hadapan 87.192 penonton yang menjadi rekor jumlah penonton terbanyak sepanjang masa dalam sebuah Piala Eropa, gol kemenangan timnas putri Inggris dicetak Chloe Kelly pada masa perpanjangan waktu.
Kelly mencetak gol dari tendangan jarak dekat untuk mengakhiri 56 tahun penantian timnas putri Inggris dalam menjuarai Piala Dunia atau Euro.
Kelly berhasil pulih dari cedera ligamen anterior pada waktunya untuk bisa bermain dalam turnamen ini. Dia juga mengubah dirinya menjadi pahlawan untuk bangsanya setelah berada di tempat yang tepat untuk menerkam bola ketika Jerman gagal menyapu sebuah tendangan sudut pada menit ke-110.
Pemain sayap Manchester City itu melepas kostumnya saat selebrasi gol yang mengingatkan orang kepada aksi serupa yang dilakukan Brandi Chastain saat mencetak gol penalti kemenangan Amerika Serikat dalam final Piala Dunia 1999.
"Sungguh mimpi yang terwujud ketika seorang gadis cilik menyaksikan sepak bola putri," kata Kelly, yang sejenak menghentikan wawancara pasca-pertandingan untuk ikut menyanyikan lagu "Sweet Caroline" bersama penonton dan rekan-rekan satu timnya.
"Terima kasih untuk semua orang yang berperan dalam rehabilitasi saya. Saya selalu yakin bakal ada di sini, tetapi bisa ada di sini dan mencetak gol kemenangan, wow. Anak-anak ini hebat," sambung dia seperti dikutip AFP.
Inggris sudah bersiap menyambut kemenangan pada menit ke-90 ketika sontekan pemain pengganti pengganti Ella Toone menaklukkan kiper Jerman Merle Frohms sekaligus membawa tuan rumah unggul.
Jerman tampil dengan daya tahan yang luar biasa untuk bangkit kembali saat Lina Magull menyamakan kedudukan 11 menit menjelang pertandingan usai.
Baca Juga: Resmi Pensiun, Ini Perjalanan Karir Jack Wilshere Eks Maestro Lini Tengah Arsenal
Tapi kali kini Inggris tak bisa dihindarkan dalam meraih sukses turnamen besarnya.
Keberuntungan tidak memihak Jerman yang kehilangan kapten dan pencetak gol terbanyak Alexandra Popp karena cedera otot saat pemanasan.
Sebaliknya Inggris diselimuti keberuntungan setelah 12 bulan tim putranya kalah adu penalti dari Italia dalam final Euro 2020.
Manajer timnas Inggris Sarina Wiegman kini menjadi pelatih yang meraih dua gelar juara Euro Putri setelah juga memimpin Belanda juara lima tahun lalu.
"Pertandingan yang sangat ketat, memang ada sedikit pertarungan di sana, tapi siapa peduli, kami menang 2-1," kata Wiegman. "Kami juara Eropa."
Di bawah asuhan Wiegman, Inggris tidak terkalahkan dalam 20 pertandingan tetapi harus berjuang sampai akhir oleh juara Euro Putri delapan kali kendati kehilangan Popp.
Tag
Berita Terkait
-
Performa Kiper Timnas Putri Inggris Meningkat, David De Gea Dapat Kredit
-
BWF Samakan Atmosfer Istora Senayan dengan Final Piala Dunia 1966 di Stadion Wembley
-
Alexandra Popp Antar Jerman Tantang Inggris di Final Piala Eropa Wanita 2022
-
Bantai Swedia 4-0, Inggris Maju ke Final Piala Eropa Wanita 2022
-
Gareth Bale Berambisi Perkuat Wales di Euro 2024 dan Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda
-
Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi
-
Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026