Suara.com - Manajemen Semen Padang Football Club (SPFC) meminta agar kompetisi Liga 2 2022 digelar dalam format dua wilayah yakni wilayah barat dan timur sama seperti musim-musim sebelum pandemi COVID-19.
CEO Semen Padang FC Win Bernadino di Padang, Kamis (4/8/2022) mengatakan dalam 'manajer meeting' pada Selasa (2/8/2022) PT LIB mengajukan dua format kompetisi kepada seluruh tim agar menjadi bahan untuk rapat dengan federasi.
“Kita dari Semen Padang ingin agar dua wilayah saja karena kompetisi akan lebih cepat selesai,” kata dia.
Menurut dia jika menggunakan format tiga wilayah maka kompetisi akan berjalan cukup panjang. Setelah adanya babak grup dilanjutkan dengan babak enam besar.
“Sudah babak enam besar akan ada lagi babak tiga besar untuk mencari yang juara,” kata dia.
Ia mengatakan sebagian besar tim dalam rapat manajer meminta format kompetisi musim ini dibuat dalam bentuk tiga wilayah.
“Mungkin tim lain berharap dengan tiga wilayah akan lebih hemat. Misalnya tim wilayah timur di akan bertandang ke Papua yang memakan biaya besar,” kata dia.
Ia menjelaskan 'manajer meeting' kemarin belum menghasilkan keputusan bergulir Kompetisi Liga 2 2022 namun semua hasil itu hasil berupa draft untuk dibawa ke rapat bersama PSSI.
Termasuk jadwal kick off yang rencana digelar pada 27 Agustus 2022 itu masih dalam bentuk usulan, bisa jadi iya dan bisa tidak.
Baca Juga: PSMS Medan Terus Berburu Pemain Jelang Kick-off Liga 2 2022
“Kami sih berharap jadwal itu tentu tidak mundur lagi dan berharap kompetisi dimulai pada 27 Agustus nanti,” katanya seperti dikutip Antara.
Kompetisi Liga 2 musim 2022 akan diikuti 28 tim yang terdiri dari tim musim lalu kemudian delapan tim promosi dari Liga 3 musim lalu dan tiga tim degradasi dari Liga 1 yakni Persipura Jayapura, Persela Lamongan dan Persiraja.
Berita Terkait
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Cara Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Dari Video Call hingga Bujuk dengan Ini
-
Andre Rosiade Curiga Promosi ke Super League Sudah Diatur, Minta Championship Berjalan Adil
-
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Rela Turun Kasta demi Gabung Semen Padang
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Qlola New Skin Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital Terintegrasi bagi Nasabah Bisnis
-
Kemasan Rokok Polos Mau Diterapkan, Pengusaha Minta Dampak Ekonomi Dihitung
-
Terjaring OTT, Nasib Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq dan Wakilnya Ditentukan KPK dalam 1x24 Jam
-
BRI Hadirkan Qlola New Skin, Perkuat Solusi Digital untuk Nasabah Bisnis
-
Rice Cooker Cosmos Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan Terbaik yang Murah dan Laris Manis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas Nasional dengan Kelolaan Mencapai 153 Ton
-
Kejar Program B50, Bantuan Peremajaan Sawit Naik Jadi Rp60 Juta/Hektare
-
Misteri Hilangnya Fitra di Samudera Hindia: Lenyap dari Kamar Kapal
-
BRI Dukung Arahan Presiden Optimalkan Potensi Emas Indonesia
-
Paus Leo XIV Dorong Pimpinan Gereja Sedunia Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT