Suara.com - Mengenal Pipob Onmo, pelatih Thailand U-16 di Piala AFF U-16 2022 yang ternyata fasih dalam menggunakan Bahasa Indonesia.
Gelaran Piala AFF U-16 2022 yang berlangsung di Indonesia menghadirkan beragam sisi unik. Contohnya adalah kehadiran nama-nama beken di jagat sepak bola pada sosok pemain-pemain yang berkiprah di dalamnya.
Di Piala AFF U-16 2022 ini, terdapat nama-nama pemain yang mirip legenda sepak bola seperti Arkhan Kaka yang merujuk pada Ricardo Kaka, Figo Denis yang merujuk pada Luis Figo, dan Femas Crespo yang merujuk pada Hernan Crespo.
Selain nama-nama legenda sepak bola yang ada di ajang ini, Piala AFF U-16 2022 juga memiliki sisi unik dari kalangan pelatih. Salah satunya adalah Pipob Onmo, juru taktik Thailand U-16.
Sekilas tidak ada yang istimewa dari pelatih tersebut. Namun ia mengejutkan para pewarta di sesi wawancara.
Pipob Onmo yang ditanya dengan bahasa Inggris, malah menjawab pertanyaan pewarta dengan Bahasa Indonesia.
Lantas siapakah sosok Pipob Onmo, orang Thailand asli yang fasih Bahasa Indonesia?
Profil Pipob Onmo
Pipob Onmo merupakan pelatih Thailand U-16 di ajang Piala AFF U-16 2022. Ia merupakan mantan penggawa Gajah Perang yang lahir pada 28 April 1979.
Baca Juga: Keputusan Wasit Disebut Untungkan Persija, Thomas Doll: Nonton Lagi 90 Menit Pertandingan
Sebelum menjadi pelatih, Pipob Onmo merupakan mantan pesepak bola profesional. Kariernya di kancah sepak bola bermula di awal 2000 an.
Ia yang berposisi penyerang, memulai kariernya di BEC Tero Sasana, sebelum akhirnya bermain bagi Chonburi dan menghabiskan kariernya di sana.
Dalam karier sepak bolanya, diketahui Pipob Onmo pernah berkarier di Indonesia, di mana ia pernah membela Persisam Putra Samarinda di awal tahun 2000 an.
Hal ini diketahui dari pengakuannya sendiri saat memimpin Thailand U-16 di ajang Piala AFF U-16 2022 di Indonesia.
Maka tak mengherankan jika Pipob Onmo bisa menggunakan Bahasa Indonesia saat menjawab pertanyaan para pewarta.
Karier sepak bola Pipob Onmo sendiri bertahan hingga 2018, sebelum akhirnya dirinya memutuskan gantung sepatu.
Berita Terkait
-
Siswi Saksi Penembakan Sekolah Thailand: Saya Berlindung di Belakang Guru yang Ditembak Mati
-
Jelang Kick Off Singapura vs Timnas Indonesia, John Herdman Ultimatum Rizky Ridho Cs
-
Kesaksian Suasana Penembakan Massal di Sekolah Thailand: Tiba-tiba Dor Dor Dor, Lalu Hening
-
Industri Otomotif Indonesia Didorong Ekspor Baterai Kendaraan Listrik ke Thailand
-
Siswa Thailand Bawa Pistol Kakek ke Sekolah, Berondong Guru dan Murid Muntahkan 26 Peluru
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana