Suara.com - Wacana PSSI untuk keluar dari keanggotaaan Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) nyatanya hanya gertak sambal. PSSI kini resmi mengumumkan akan tetap berada di bawah naungan AFF.
Hal itu disampaikan Sekjen PSSI Yunus Nusi. Menurutnya, sesama anggota ASEAN harus tetap solid termasuk di bidang olahraga.
"PSSI tetap berada di naungan AFF. Sudah sewajarnya jika anggota ASEAN itu solid di semua bidang termasuk olahraga," kata Yunus Nusi dalam keterangan resminya, Rabu (10/8/2022).
Menurut Yunus Nusi, keputusan PSSI tetap berada di bawah naungan AFF adalah tindakan yang realistis, mengingat timnas Indonesia masih membutuhkan ajang-ajang yang digagas Federasi Sepak Bola ASEAN itu.
“Kalau PSSI keluar dari AFF, lalu apa yang akan ditonton oleh publik. Menunggu event AFC? kan belum tentu sepadat di AFF. Lagian AFF juga menjadi ajang uji coba kita menuju event-event AFC," kata Yunus Nusi.
Menurut Yunus Nusi, publik harus segera menghentikan polemik atau wacana PSSI keluar AFF. PSSI disebutnya sudah menerima dengan lapang dada keputusan AFF terkait laga Vietnam vs Thailand pada ajang Piala AFF U-19 2022 pada Juli lalu.
“Soal PSSI yang mempertanyakan laga antara Vietnam dan Thailand sudah dijawab AFF. Kami semua menerimanya dengan lapang dada," kata Yunus Nusi.
"Jika memang tidak ditemukan kecurangan saat laga antara Thailand dan Vietnam, kami juga menghargai keputusan AFF."
"Kita berterima kasih. Kita menghormati putusan itu. Fokus kita saat ini adalah memajukan sepakbola sehingga tim nasional bisa berprestasi," pungkasnya.
Baca Juga: Buka Lembaran Baru, PSSI Minta Polemik Keluar dari AFF Dihentikan
Wacaba PSSI keluar dari AFF sebelumnya muncul atas desakan pecinta sepakbola Tanah Air beberapa waktu lalu. Itu merupakan buntut dari kegagalan Timnas Indonesia U-19 melangkah ke semifinal Piala AFF U-19 2022.
Skuad Garuda tersingkir dari Piala AFF U-19 2022 karena aturan yang dipakai dalam penentuan posisi di klasemen fase grup adalah head to head.
Timnas Indonesia U-19 kalah saing dari Thailand U-19 dan Vietnam U-19. Sebab Garuda Nusantara hanya imbang 0-0 melawan dua negara tersebut.
Di sisi lain, ketika Thailand U-19 dan Vietnam U-19 saling berhadapan, pertandingannya berakhir imbang 1-1 yang membuat timnas Indonesia U-19 gugur meski punya poin sama dan selisih gol yang lebih banyak.
Pertandingan Vietnam U-19 vs Thailand U-19 juga disorot karena kedua tim dianggap tidak menjalankan fairplay. Pasalnya ketika waktu menyisakan 15 menit dan skor sudah imbang 1-1, kedua tim itu tampak tidak bermain serius.
Hal itulah yang memantik kekesalan sebagian fans sepak bola Indonesia hingga isu PSSI keluar dari AFF mencuat kepermukaan dan kemudian ditanggapi oleh PSSI.
Berita Terkait
-
Gabung AS Trencin, Witan Sulaeman akan Berjuang Demi Karier dan Sepak Bola Indonesia
-
Prediksi Timnas Indonesia U-16 vs Myanmar di Semifinal Piala AFF U-16 2022 Malam Ini
-
Terkait Dugaan Kecurangan Laga Vietnam vs Thailand di Piala AFF U-19, PSSI Terima Keputusan AFF, PSSI Tetap di AFF
-
5 Hits Bola: Tundukkan Kedah Darul Aman 1-2, PSM Makassar ke Final Piala AFC 2022 Zona ASEAN
-
Prediksi Timnas Indonesia U-16 vs Myanmar di Semifinal Piala AFF U-16 2022 Malam Ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan