Suara.com - PSS Sleman akan berhadapan dengan Barito Putera dalam laga pekan keempat Liga 1 2022/2023 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (13/8/2022) malam. Pertandingan ini juga menarik buat disaksikan.
Berstatus sebagai tuan rumah Super Elang Jawa --julukan PSS Sleman-- pastinya ingin memburu kemenangan. Pasalnya, tim besutan Seto Nurdiantoro itu belum merasakan perolehan 2 poin dari tiga laga yang sudah dijalani.
PSS baru mendapat dua hasil seri dan satu kekalahan. Hasil ini membuat mereka kini berada di posisi 15 klasemen sementara Liga 1 2022/2023.
PSS juga dalam masalah komposisi pemain karena banyak yang cedera. Kendati demikian, mereka baru saja mendapat kabar baik setelah kiper andalannya sudah pulih dari cedera yaitu Ega Rizky.
Ega sudah terlihat kembali berlatih bersama tim sejak Senin (8/8/2022) dan kemungkinan besar diturunkan di duel nanti.
Sementara itu Barito Putera juga datang dengan catatan yang tidak bisa dibilang baik. Tim asuhan Dejan Antonic ini masih dalam situasi mencari bentuk permainan terbaik.
Mereka yang sempat dihajar Madura United dengan kekalahan telak 0-8 bisa menang pada pekan kedua Liga 1 2022-2023. Yakni mengalahkan Borneo FC di kandang dengan skor 3-1.
Tapi dalam laga terakhir alias pekan ketiga kembali mengalami kekalahan saat bertandang ke PSIS Semarang, dengan skor 1-2.
Menariknya laga ini bakal menjadi momentum emosional untuk Pelatih Dejan Antonic. Sebab, sang juru formasi pernah didepak manejemen PSS atas desakan suporter pada musim lalu.
Baca Juga: Prediksi Persib Bandung vs PSIS Semarang di BRI Liga 1 2022/2023 Sore Ini
Adapun pertandingan ini bisa disaksikan secara langsung melalui layar kaca Indosiar dan layanan streaming vidio.com mulai pukul 18.15 WIB.
Perkiraan susunan pemain
PSS Sleman (4-3-3): Ega Rizky; Marckho Merauje, Tallysson, Dedi Gusmawan, Syaiful Ramadhan; Zé Valente, Jehad Ayoub, Dave Mustaine; Riki Dwi Saputro, Mychell Chagas, Rifky Suryawan.
Pelatih: Seto Nurdiantoro.
Barito Putera (4-2-3-1): Joko Ribowo; Bagas Kaffa, Donni Monim, Renan Alves, Frank Rikhard; Bayu Pradana, Luthfi Kamal; Abrizal Umanailo, Rafinha, Rizky Pora; Rafael Silva.
Pelatih: Dejan Antonic.
Berita Terkait
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
-
Persib Hat-trick Juara, Liga Indonesia Resmi Milik Maung Bandung
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien