Suara.com - RANS Nusantara FC akan menjamu Persija Jakarta di pekan kelima Liga 1 2022/2023 yang akan digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (20/8/2022). Pelatih RANS Rahmad Darmawan merasa Macan Kemayoran yang akan dihadapi itu bukan tim superior.
Rahmad Darmawan merasa seluruh kontestan Liga 1 musim ini punya kemampuan yang merata. Oleh sebab itu, ada peluang bagi RANS untuk mendulang poin di laga tersebut.
Meski mereka punya modal kurang bagus jelang laga tersebut di mana dari empat pertandingan yang sudah dilalui berakhir dengan dua kekalahan dan dua seri.
"Tentu kemarin sudah saya sampaikan jadwal kami ini luar bisa. Kami akan jumpa dengan tim yang selama ini di papan atas dan itu jadi tantangan buat kami dan buat saya sekarang semua tim tak ada yang terlalu superior," kata RD di Staidon Pakansari, Cibinong, Bogor, Senin (15/8/2022).
"Dari skor yang kita dapatkan saat lawan Bali United kita kalah tipis, lawan PSM Makassar kalah tipis, imbang lawan PSIS Semarang dan Sleman. Semua ada kemungkinan, setelah ini PR kami adalah memperbaiki kekurangan tim untuk pertandingan berikutnya melawan Persija," jelasnya.
Tantangan RANS Nusantara FC semakin berat karena tidak akan diperkuat salah satu pemain andalannya Victor Sallinas Riberiro yang harus menjalani hukuman setelah dapat kartu merah di laga kontra PSM Makassar, Senin (15/8/2022).
Rahmad Darmawan tidak terlalu khawatir masalah tersebut. Sosok yang akrab disapa RD itu menyebut banyak pemain yang bisa menggantikan posisinya.
"Untuk hilangnya Sallinas di pertandingan lawan Persija tentu kami akan persiapkan yang ada seperti (Muhammad Hamdan) Zamzani, komposisi terakhir kita ada Arthur Bonai, Ok Jhon, tentu ada beberapa lagi cadangan kita, jadi tidak masalah," ungkapnya.
Saat ini RANS Nusantara FC berada di posisi 16 klasemen sementara Liga 1. Total, tim milik Raffi Ahmad ini mengumpulkan 2 poin dari 4 pertandingan.
Baca Juga: Jelang Hadapi PSIS, Dua Pilar Persik Arthur Felix dan Agil Munawar Sudah Pulih dari Cedera
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Tak Sangka Persija Finis Peringkat 3 Piala Presiden 2026, Kenapa?
-
Persija Kalahkan Arema FC 3-1, Macan Kemayoran Finis Ketiga di Piala Presiden 2026
-
Shin Tae-yong Pusing! Persija Langsung Hadapi Borneo FC dan Persib di Dua Laga Awal Super League
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Empat Raksasa Bertemu di Semifinal, Piala Presiden 2026 Menempa Sang Juara
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?