Suara.com - Berikut 3 alasan mengapa Persib Bandung bisa meraup sukses di masa mendatang bersama mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla.
Jagat sepak bola nasional belum lama ini dihebohkan oleh pergerakan Persib Bandung yang menunjuk Luis Milla sebagai pelatih baru.
Pelatih asal Spanyol itu resmi ditunjuk sebagai pelatih baru, untuk menggantikan Robert Rene Alberts yang telah mengundurkan diri.
Penunjukkan Luis Milla sebagai pelatih baru Persib pun mengakhiri spekulasi tentang siapa pewaris kursi Robert Alberts selanjutnya.
Sebelum meresmikan Luis Milla, Persib dirumorkan dengan nama-nama seperti Kim Do-hoon dan Benjamin Moura.
Selain itu ada pula nama mantan pelatih Persib sebelumnya, Mario Gomez, yang juga disebut-sebut akan kembali ke pelukan Maung Bandung.
Namun per tanggal 19 Agustus 2022 kemarin, Persib telah memastikan kursi kepelatihan akan diisi oleh Luis Milla, yang untuk sementara diduduki Budiman Yunus sebagai Caretaker.
Usai penunjukkan Luis Milla, beberapa pihak mempertanyakan akankah eks pelatih Timnas Spanyol U-21 itu akan sukses bersama Persib?
Apalagi mengingat besarnya tekanan pendukung Si Pangeran Biru terhadap deretan pelatih asing sebelumnya yang pernah menukangi Persib.
Baca Juga: Persikabo 1973 Telan Kekalahan Perdana dan Kebobolan 5 Gol, Djanur Kecewa Berat
Berkaca dari pertanyaan tersebut, berikut ada 3 alasan mengapa Luis Milla bisa saja meraup kesuksesan bersama Persib di masa mendatang.
1. Paham Sepak Bola Indonesia
Bila dibandingkan pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll, Luis Milla punya keunggulan yakni paham akan sepak bola Indonesia.
Pemahaman ini didapatkannya selama berstatus pelatih Timnas Indonesia, baik kelompok umur maupun senior periode 2017-2018.
Selama menukangi Timnas Indonesia, Luis Milla otomatis memahami karakter pemain dan gaya bermain para penggawa Merah Putih.
Apalagi dirinya juga aktif menonton Liga 1 untuk memilih pemain-pemainnya di Timnas Indonesia. Sehingga, pengalaman ini akan menguntungkannya dalam menukangi Persib.
2. Punya Mental Juara
Selama menukangi Timnas Indonesia, Luis Milla memang belum pernah meraih gelar juara. Prestasi terbaiknya adalah membawa Timnas U-22 meraih medali perunggu di SEA Games 2017.
Meski begitu, Luis Milla merupakan salah satu pelatih yang punya mental juara tinggi. Hal ini terbukti dari karier kepelatihannya di Eropa.
Lewat tangannya, Timnas Spanyol U-21 pernah merasakan gelar juara Euro U-21 2011. Siapa sangka, keberhasilan ini berkat tangan dinginnya yang juga andal meracik skuad muda.
Dengan pengalaman menukangi para pemain muda, serta pengalaman pernah menjadi juara bergengsi, Persib diprediksi bisa menuai kesuksesan di kancah domestik maupun kontinental seperti komitmen yang diusung PT Persib Bandung Bermartabat.
3. Persib Punya Skuad Berkualitas
Kesuksesan tak hanya bisa didapatkan lewat pelatih saja, melainkan juga tergantung seberapa baik skuad yang dimiliki oleh pelatih tersebut.
Untuk Persib, Luis Milla bisa dikatakan beruntung mengingat dirinya tiba saat Maung Bandung memiliki skuad yang berkualitas.
Persib hampir memiliki bintang di setiap lini. Di lini belakang ada Nick Kuipers dan pemain muda Kakang Rudiyanto yang tampil apik di Timnas U-19.
Di lini tengah ada nama-nama beken seperti Marc Klok, Ricky Kambuaya, Rachmat Irianto. Belum lagi dengan lini serang yang punya Ciro Alves, David da Silva, dan pemain kesayangan Luis Milla, Febri Haryadi.
Kontributor: Felix Indra Jaya
Berita Terkait
-
Mengenang Momen Timnas Indonesia Hancur Lebur di Kualifikasi Piala Asia pasca Juara Piala AFF U-22
-
Jadwal Siaran Langsung BRI Liga 1 2022/2023 Hari Ini: PSM Makassar vs Arema FC dan RANS Nusantara FC vs Persija Jakarta
-
Prediksi RANS Nusantara FC vs Persija Jakarta di BRI Liga 1 Malam Ini
-
Prediksi PSM Makassar vs Arema FC di BRI Liga 1 Sore Ini
-
Achmad Jufriyanto Sebut Persib Punya Dua Wajah saat Kalahkan PSS Sleman, Apa Maksudnya?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen
-
Masih Ingat Djibril Cisse? Anaknya Kini Jadi Kapten Liverpool U-18 dan Beda Kewarganegaraan
-
Tanpa Klub, Eks Manchester United Jesse Lingard akan Hijrah ke Brasil