Suara.com - Pelatih Persikabo 1973 Djadjang Nurdjaman, atau yang bisa dipanggil Djanur mengaku kecewa timnya harus menelan kekalahan perdana di BRI Liga 1 2022/2023 saat bertandang ke markas Persita Tangerang, Jumat (19/8/2022).
Duel Persita Tangerang vs Persikabo 1973 tersaji dalam laga pekan kelima Liga 1 2022/2023. Pada pertandingan di Indomilk Arena, Tangerang itu, Laskar Padjajaran takluk dengan skor 3-5.
Itu merupakan kekalahan perdana Persikabo 1973 di Liga 1 2022/2023. Sebelum laga ini, mereka berhasil meraih tiga kemenangan dan sekali imbang sehingga sempat bertengger di papan atas klasemen.
Berbicara seusai pertandingan pada sesi konferensi pers, Djadjang Nurdjaman menjelaskan ini merupakan hasil yang tidak bagus, terlebih timnya kebobolan lima gol.
"Menanggapi hasil pertandingan malam ini, tentunya ini hasil tidak bagus buat kami Persikabo, satu yang mengecewakan adalah pertama kali kalah dan tidak tanggung-tanggung gawang kami kemasukan lima gol, walaupun kami sempat membalas tiga" ujar Djanur.
Selain itu, Djanur menjelaskan Persikabo 1973 gagal memenuhi target untuk mencuri poin di kandang Persita dan menilai Laskar Pendekar Cisadane memang tampil lebih baik dibanding timnya.
"Tapi tetap kami kalah pada pertandingan hari ini, target kami tidak tercapai untuk meraih poin di kandang Persita dan saya juga sekaligus mengucapkan selama kepada Persita yang telah memenangkan pertandingan malam hari ini dan kami akui malam ini Persita tampil lebih bagus," terang Djanur.
Pelatih asal Majalengka itu menjelaskan, pada pertandingan hari ini Persikabo 1973 tidak bisa tampil sesuai skema yang diharapkan dan keluar dari rencana yang telah mereka rancang.
Selain itu, ia juga menilai hampir semua pemainnya pada pertandingan ini tidak tampil dengan kemampuan terbaik dan ia tidak menyalahkan lini belakangnya, meski kebobolan lima gol.
Baca Juga: Tunjuk Luis Milla Sebagai Pelatih Baru, Ini Harapan Persib Bandung
"Secara keseluruhan kami bermain tidak cukup bagus dan keluar dari skema yang seperti kita peragakan selama ini," jelas Djanur, demikian Antara.
Berita Terkait
-
Beri Persikabo Kekalahan Perdana, Alfredo Vera: Persita Bermain Sesuai Rencana
-
Persita vs Persikabo Diwarnai Delapan Gol, Laskar Padjajaran Telan Kekalahan Perdana di BRI Liga 1
-
Hasil BRI Liga 1: Gol David da Silva Bawa Persib Bungkam PSS Sleman di Maguwoharjo
-
Aji Santoso: Persebaya Main Bagus, Hanya Saja Hasilnya Tak Sesuai Harapan
-
Tidak Terima Koko Ari Dihajar Kei Hirose, Aji Santoso: Pemain Asing Harus Jadi Contoh
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
FIFA Terus Didesak Pindahkan Laga Iran di Piala Dunia 2026 ke Meksiko
-
Ucap Selamat Lebaran 2026, Postingan Cristiano Ronaldo Tembus 6 Juta View dalam 2 Jam
-
Dituding Tak Loyal ke Pemerintah, Sardar Azmoun Dicoret dari Timnas Iran
-
Status WNI Dean James Jadi Skandal, KNVB: Ini Kasus yang Rumit, Mohon Bersabar
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global