Suara.com - Persija Jakarta mengalahkan tuan rumah Arema FC dengan skor tipis 1-0 dalam big match pekan ketujuh BRI Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (28/8/2022) malam.
Kemenangan atas Arema FC ini membuat Persija naik ke peringkat lima klasemen Liga 1 usai mengoleksi 14 poin. Sedangkan posisi Arema FC tidak berubah di peringkat kesembilan dengan nilai sepuluh.
Gol tunggal Persija di laga ini dicetak penyerang mereka asal Republik Ceko, Michael Krmencik.
Usai menerima umpan dari Hanif Sjahbandi, Krmencik selanjutnya mengecoh Sergio Silva untuk kemudian menghujamkan bola ke dalam gawang.
Persija sendiri berhasil menghentikan kutukan tidak pernah menang di Malang selama 19 tahun. Terakhir kali Persija mengalahkan Arema di Malang adalah di era Liga Indonesia (Ligina), yakni pada Maret 2003 silam saat menang 4-1.
Di Kanjuruhan, bermain di hadapan puluhan ribu pendukungnya, Arema FC langsung menusuk pertahanan Persija.
Pada menit ke-11, tuan rumah mendapatkan peluang emas melalui tendangan Adam Alis dari sisi kanan pertahanan Persija tapi membentur tiang gawang.
Giliran Macan Kemayoran menciptakan peluang pada menit ke-1 ketika Krmencik mendapatkan umpan silang dari Firza Andika. Namun, tendangan kaki kiri pemain asal Ceko ini sedikit melambung di atas mistar gawang.
Pemain Arema Ilham Udin mendapatkan peluang emas pada menit ke-30 setelah barisan pertahanan Persija melakukan kesalahan saat menghalau sentuhan Abel Camara yang kemudian mengarah kepada Ilham Udin.
Baca Juga: PSIS Siap Curi Tiga Poin dari Markas Dewa United
Pemain bernomor punggung 30 itu kemudian berlari meninggalkan barisan pertahanan Persija dan berhadapan satu dua dengan penjaga gawang Andritany. Namun tendangan Ilham melebar dari gawang.
Pada menit ke-40, Adam Alis kembali mendapatkan peluang melalui tendangan dari luar kotak penalti yang tepat jatuh ke pelukan penjaga gawang Macan Kemayoran.
Tidak lama berselang, penyerang Persija Abdulla Yusuf mendapatkan kartu kuning karena melalukan pelanggaran.
Sebelum turun minum, Krmencik mendapatkan umpan terobosan yang dikonversi menjadi gol sehingga Persija unggul 1-0.
Arema berusaha menyamakan kedudukan dari sebuah tendangan sudut pada menit akhir pertandingan, namun sundulan salah satu pemain Singo Edan ditepis penjaga gawang Persija.
Pada babak kedua, Arema menekan untuk mengejar ketertinggalan.
Pada menit ke-53, pelatih Arema FC Eduardo Almeida menarik keluar Dendi Santoso untuk digantikan Gian Zola, sedangkan Persija sendiri mengganti Frengky Missa dan Riko Simanjuntak untuk digantikan Rio Fahmi dan Resky Fandi.
Pada menit ke-58 Abel Camara mendapatkan peluang, namun tendangan pemain berdarah Portugal-Guinea Bissau itu dihalau penjaga gawang Persija.
Renshi Yamaguchi mendapatkan kartu kuning akibat melanggar Abdulla Yusuf yang tengah melancarkan serangan balik ke gawang Singo Edan. Tidak lama kemudian emain Persija Ferarri juga mendapatkan kartu kuning saat menggagalkan serangan balik Arema.
Pada menit ke-83, Abdulla Yusuf mendapat peluang emas saat pemain belakang Arema Sergio Silva tidak mampu mengejar, namun tendangannya dihentikan oleh penjaga gawang Adilson Maringa.
Hingga peluit akhir ditiup wasit kedudukan tidak berubah 1-0 untuk Persija.
Susunan Pemain:
Arema FC: Adilson Maringa; Johan Alfarizi, Sergio Silva, Bagas Adi, Renshi Yamaguchi, Adam Alis, Achmad Figo, Jayus Hariono, Dendi Santoso, Abel Camara, Ilham Udin.
Persija Jakarta: Andritany Ardhiyasa; Muhammad Ferarri, Ondrej Kudela, Hansamu Yama, Frengky Missa, Hanif Sjahbandi, Syahrian Abimanyu, Firza Andika, Riko Simanjuntak, Abdulla Yusuf, Michael Krmencik.
Berita Terkait
-
Jordi Amat Bidik 3 Poin di Ternate, Persija Siap Manfaatkan Kekalahan Borneo FC
-
Jadwal Padat Tak Goyahkan Persija, Tetap Bidik Tiga Poin di Markas Malut United
-
Persija Siap Hancurkan Rekor Kandang Malut United Demi Takhta Juara Super League 2025/2026
-
Alaaeddine Ajaraie Ungkap Rahasia Gacor Bersama Persija Jakarta Berkat Berkah Ibadah Puasa Ramadan
-
Head to Head Malut United vs Persija Jakarta di BRI Super League 24 Februari 2026
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan