Suara.com - Madura United FC kian percaya diri menatap laga lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 usai mengalahkan Persikabo 1973. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab ini akan bertandang ke markas Persita pada pekan ke-8 nanti.
Pelatih Madura United Fabio Lefundes menilai, raihan poin sempurna itu menjadi modal berharga untuk tampil lebih pada laga kandang keempat musim ini. Karena, Fachruddin W Aryanto dan kolega lebih termotivasi untuk bermain lebih.
Kata Fabio, motivasi ganda itu sangat penting bagi tim berusia enam tahun ini. Dia beralasan, anak asuhnya sudah dinanti salah satu tim kuat di BRI Liga 1 2022/2023, ialah Persita. Tim tersebut mampu mengemas 15 poin dari tujuh laga yang dimainkan.
"Kami bisa memenangkan pertandingan. Itu luar biasa untuk ke depan di kompetisi ini. Karena setelah ini, kami akan main di luar dengan tim yang bagus ialah Persita. Pertandingan itu dekat dengan pertandingan lain, jadi kami harus siapkan ini dengan baik," ujarnya seperti dikutip dri laman Liga Indonesia Baru.
Kapten Madura United Fachruddin W Aryanto berpandangan serupa dengan Fabio. Dia menyampaikan, usai bangkit dari kekalahan perdana musim ini, dirinya melihat semangat rekan setimnya kian membara.
Lantaran, usai kalah atas Persis Solo, Madura United banyak diperbincangkan akan mulai meraih hasil minor. Hal itu layaknya musim 2019. Usai kalah pada pekan ketujuh, Madura United langsung kurang stabil.
"Saya lihat raut wajah semua pemain Madura United, serasa mendapatkan semangat ganda setelah menang kemarin. Saya mau ini bisa terus menjadi pemicu kami untuk terus lebih baik," jelas Fachruddin.
Berita Terkait
-
Madura United Pertahankan 3 Gelandang untuk Super League Musim Depan, Siapa Saja?
-
Borneo FC Ditinggal 15 Pemain dan Pelatih, Nadeo Argawinata Masih Targetkan Juara
-
Madura United Rekrut Pelatih asal Portugal untuk Hadapi BRI Super League 2026/2027
-
Alasan Muhammad Toha Tinggalkan Persita Tangerang ke DPMM FC Brunei Darussalam
-
Muhammad Toha Beri Salam Perpisahan ke Persita Tangerang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey