Suara.com - Piala AFF 2022 segera bergulir dan Timnas Indonesia berpotensi diperkuat cukup banyak pemain naturalisasi di ajang tersebut.
Diberitakan sebelumnya, Piala AFF 2022 akan digelar pada 23 Desember 2022 hingga 15 Januari 2023.
Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Thailand, Filipina, Kamboja dan pemenang laga antara Timor Leste atau Brunei Darussalam di babak kualifikasi.
Piala AFF 2022 memakai format yang berbeda dengan edisi 2020 lalu. Pada fase grup, setiap tim akan memainkan dua laga kandang dan tandang. Format ini pernah dipakai pada edisi 2018 yang lalu.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong juga telah meracik taktik terbaik untuk mentas di Piala AFF 2022 mendatang. Selain lebih selektif soal pemain, Shin Tae-yong juga mengatakan akan membawa pemain naturalisasi di Piala AFF 2022 mendatang.
Meski begitu, Shin Tae-yong belum mengumumkan pemain keturunan mana saja yang akan dipanggil. Berikut prediksinya:
1. Marc Klok
Penggawa Persib Bandung ini sudah menjadi andalan Shin Tae-yong di lini tengah Timnas Indonesia. Kontribusinya untuk skuad Merah Putih pun sudah teruji di ajang Kualifikasi Piala Asia 2023 beberapa waktu lalu.
Pengalaman dan kemampuan Marc Klok bisa menjadi tambahan kekuatan buat Timnas Indonesia di Piala AFF 2022 mendatang.
Baca Juga: Persiapan Piala AFF 2022, Malaysia Bakal Jajal Kekuatan Rival Timnas Indonesia
2. Stefano Lilipaly
Sempat menghilang dari radar pemanggilan timnas, Lilipaly kembali mendapat kepercayaan dari Shin Tae-yong beberapa waktu lalu.
Kesempatan itu dimaksimalkan Lilipaly dengan tampil apik. Besar kemungkinan penggawa Borneo FC itu bisa kembali dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2022.
3. Jordi Amat
Salah satu pemain naturalisasi yang ditunggu-tunggu penampilannya ini besar kemungkinan akan segera merampungkan proses naturalisasinya.
Jika tidak ada halangan, Jordi Amat sudah bisa membela Timnas Indonesia di laga melawan Curacao dan nantinya bisa dipanggil untuk Piala AFF 2022.
Tag
Berita Terkait
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus