Suara.com - Mantan pelatih Chelsea Thomas Tuchel yang baru dipecat mengeluarkan pernyataan untuk pertama kali setelah dirinya dikeluarkan dari The Blues. Dalam pernyataannya, Thomas Tuchel hancur.
Setelah dipecat Chelsea, Thomas Tuchel memang diam seribu bahasa. Pelatih 45 tahun itu pun akhirnya bicara.
Kata-kata Thomas Tuchel dalam curhat begitu menyentuh. Thomas Tuchel mengungkapkan kesedihan sangat mendalam dipecat Chelses.
Bahkan Thomas Tuchel menyatakan dirinya hancur, sangat hancur. Bagaimana tidak, Thomas Tuchel mengantarkan Chelsea dalam puncak dua musim sebelumnya.
Namun apalah daya, Thomas Tuchel dipecat. Thomas Tuchel curhat dalam Twitternya.
Dalam postingannya itu Thomas Tuchel berterima kasih kepada staf, pemain, dan penggemar The Blues karena telah membuatnya merasa 'sangat disambut sejak awal'.
"Ini adalah salah satu pernyataan paling sulit yang pernah saya tulis - dan itu adalah salah satu yang saya harap tidak perlu saya lakukan selama bertahun-tahun."
“Saya merasa hancur karena waktu saya di Chelsea telah berakhir. Ini adalah klub di mana saya merasa seperti di rumah sendiri, baik secara profesional maupun pribadi."
"Terima kasih banyak untuk semua staf, pemain, dan pendukung yang membuat saya merasa sangat disambut sejak awal."
"Kebanggaan dan kegembiraan yang saya rasakan dalam membantu tim memenangkan Liga Champions dan Piala Dunia Klub akan tetap bersama saya selamanya. Saya merasa terhormat telah menjadi bagian dari sejarah klub ini dan kenangan selama 19 bulan terakhir akan selalu ada. tempat khusus di hati saya."
Tak bisa dalam kekosongan, Chelsea kini sudah menunjuk Graham Potter sebagai pelatih baru sebagai pengganti Thomas Tuchel.
Dia sudah menandatangani kontak selama 5 tahun.
Berita Terkait
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini
-
Inggris Hadapi Kongo di 32 Besar, Thomas Tuchel Tengil: Semua Orang Menikmatinya
-
Sebut Ghana 'Monster Fisik', Thomas Tuchel Ungkap Penyebab Timnas Inggris Mandul di Boston
-
Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Tuchel Pusing Jelang Inggris vs Ghana
-
Bukayo Saka Kembali Latihan, Timnas Inggris Siapkan untuk Fase Krusial Piala Dunia?
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil
-
Belanda vs Maroko: Ronald Koeman Janji Oranje Tetap Tampil Ofensif
-
Kondisi Jepang Jelang Lawan Brasil, Punya Lebih Dari Cukup Modal Bawa Kemenangan
-
Jelang Hadapi Argentina, Kapten Cape Verde Ryan Mendes Tersandung Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Dua Dekade Berlalu, Timnas Jepang Kini Lebih dari Siap Revans Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sudah Sepakat dengan Persija, Persib Dilaporkan Tikung Mariano Peralta
-
Brasil vs Jepang, Ancelotti Berharap Lebih pada Neymar
-
Nagelsmann Tegaskan Jerman Tak Boleh Ulangi Kesalahan Lawan Ekuador saat Hadapi Paraguay