Suara.com - Nama Abdurrahman Iwan sempat jadi perbincangan hangat publik sepak bola Tanah Air. Alasannya, dia mengungkapkan keinginannya membela Timnas Indonesia.
Namun karena tak kunjung mendapat panggilan membela Timnas Indonesia, Iwan justru kini menerima panggilan dari Timnas Qatar U-17.
Dia bahkan sudah ikut TC Qatar U-17 di Slovenia. Di momen itu, dia sempat membagikan keinginannya untuk membela Timnas Indonesia.
Keinginan itu juga diteruskan oleh akun @idn_abdroad, yang turut menyebarkan harapan Abdurrahman Iwan yang menyimpan hasrat bermain untuk tanah leluhurnya tersebut.
“Di Facebook pribadinya, Iwan membagikan foto saat sedang TC bersama Qatar U-17 di Slovenia. Di beragam komen, dia selalu membalas hal yang sama. Terbuka untuk Indonesia, namun belum dilirik apalagi dipanggil. Goodluck Abdurrahman Iwan!” cuit akun @idn_abroad.
Menilik usia Iwan yang masih 16 tahun karena lahir pada 14 Agustus 2006, dia sebetulnya bisa memperkuat Timnas Indonesia U-16 arahan Bima Sakti yang bakal bersaing di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023.
Atau Abdurrahman juga bisa membela Timnas Indonesia U-19 yang akan bertarung di Kualifikasi Piala Asia U-20 dan Piala Dunia U-20 tahun depan.
Jika tidak kunjung dipanggil membela Timnas Indonesia, ada beberapa kerugian di antaranya:
1. Tidak Perlu Naturalisasi
Meskipun saat ini bermain untuk timnas Qatar U-17, Abdurrahman Iwan bukanlah pemain keturunan. Sebab, dia benar-benar pemain yang berasal dari Indonesia dan lahir dari pasangan WNI.
Kedua orang tuanya ialah Iwan Kuswanto dan Tarini yang berasal dari Kramatwatu, Serang, Banten. Saat ini, kedua orang tua Iwan memang tinggal di Qatar karena bekerja di salah satu perusahaan di sana.
Dengan begini, PSSI tidak perlu melakukan naturalisasi, hal ini sama seperti yang terjadi pada Elkan Baggott.
2. Tidak Mendapat Pemain Berkualitas
Menilik rekam jejaknya, Abdurrahman Iwan ternyata punya kualitas yang mumpuni. Kemampuannya pun terbukti dengan mendapat panggilan dari membela timnas Qtara U-17.
Pada 11 Maret 2017, Abdurrahman Iwan juga pernah mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik versi La Liga Spanyol. Penghargaan ini diberikan langsung oleh mantan pemain Real Madrid, Fernando Sans Duran.
Tag
Berita Terkait
-
Siasat Vietnam Hadirkan Sosok Ini Jelang Lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2023
-
Sebut JIS Mahal dan Tak Layak, PSSI Senang Timnas U-20 Bisa Main Gratis di Stadion GBT
-
Viral Shin Tae-yong Pukuli Kaki Pemain Timnas Indonesia U-20 dengan Tongkat
-
Selain Abdurrahman Iwan, Berikut 4 Pesepak Bola Asal Indonesia yang Berkarier di Qatar
-
Profil Abdurrahman Iwan, Pemain Qatar U-17 yang Berharap Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?