Suara.com - Berikut cara melakukan sepakan Rabona. Sepakan Rabona merupakan sebuah teknik menendang yang unik dan kerap diperagakan pesepak bola top dunia.
Selain dianggap sebagai olahraga, sepak bola juga dianggap seni karena banyaknya teknik yang dilakukan untuk memainkannya.
Salah satu teknik dalam sepak bola yang dianggap seni adalah Rabona. Teknik ini dianggap sebuah teknik sulit yang hanya bisa dilakukan segelintir pemain saja.
Saking sulitnya, teknik ini jarang diperagakan saat seorang pemain melakoni pertandingan dengan intensitas yang tinggi.
Namun tak jarang teknik ini dilakukan dan membuat orang berdecak kagum karena tampilannya yang memanjakan mata.
Sebagai contoh adalah gol Rabona Erik Lamela saat Tottenham Hotspur mengalahkan rival sekotanya, Arsenal dalam laga bertajuk Derby North London.
Dalam duel panas dan berjalan intens itu, pemain asal Argentina ini mencetak gol menggunakan teknik Rabona yang memastikan kemenangan bagi Tottenham Hotspur.
Karena gol menggunakan teknik Rabona tersebut, Lamela pun mendapatkan penghargaan gol terbaik Liga Inggris musim 2020/2021.
Tak cukup sampai di situ, gol tersebut juga mengantarkan Lamela sebagai peraih penghargaan Puskas Award 2021 atau penghargaan gol terbaik di dunia sepak bola yang digelar FIFA.
Baca Juga: Prediksi Prancis vs Austria; Prancis Rawan Degradasi
Melihat keindahan dalam teknik Rabona ini, banyak yang mencari bagaimana cara melakukan teknik tersebut.
Berikut ini cara melakukan sepakan Rabona:
Teknik Rabona sendiri merupakan cara menendang bola dengan menyilangkan kedua kaki, sehingga pemain akan tetap menendang bola dengan kaki terkuatnya di posisi yang tak ideal.
Sebagai contoh, gol Erik Lamela ke gawang Arsenal terjadi dari sisi kiri, di mana sejatinya kaki kiri cocok untuk menendang bola ke gawang.
Namun, Lamela mengincar tiang jauh atau gawang sebelah kanan, sehingga dirinya dipaksa harus menggunakan kaki kanan.
Karena kaki kanannya lemah, Lamela pun menggunakan kaki kirinya yang dominan untuk menendang bola dengan teknik Rabona tersebut.
Berita Terkait
-
Tolak Arsenal dan MU? Sandro Tonali Bersiap Pulang ke Italia
-
Keputusan FIFA Kembali Bikin Kecewa Palestina, Siap-siap Bakal Digugat ke CAS
-
Lama Absen, Riccardo Calafiori Bertekad Bawa Italia Kembali Tampil di Piala Dunia
-
Dibantai di Final, Pep Guardiola Malah Sebut Arsenal Tim Terbaik: Nyindir atau Pujian Tulus?
-
Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Bukan Sekadar Menang, Ini Janji John Herdman untuk Gaya Main Timnas Indonesia
-
Misi Terselubung Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Takut Pemainnya Cari Suaka Politik, Negara Ini 7 Tahun Tak Main hingga Tak Masuk Ranking FIFA
-
Dean James Diterpa Masalah, Bek Timnas Indonesia Rp170 M Dapat Tawaran Wow dari Klub Belanda
-
Dirtek FC Emmen: Skandal Dean James Bisa Hancurkan Karier Tim Geypens
-
Penampakan Rumput Stadion GBK Jelang Timnas Indonesia vs St Kitts and Nevis, Kok Bisa Kaya Gitu?
-
John Herdman Boyong Eks Persija ke Timnas Indonesia! Siapa Dia?
-
Eks Persija Ini Rindu Jakarta, Kini Datang Punya Misi Permalukan Timnas Indonesia
-
Timnas Indonesia Butuh Dukungan Total Hadapi Saint Kitts and Nevis