Suara.com - Dengan dipecatnya Milomir Seslija, ini kemungkinan akan menyebabkan performa Borneo FC kemungkinan akan turun. Milomir Seslija dipecat di tengah gelaran Liga 1 2022/23.
Kabar kerja sama yang berakhir antara Borneo dengan Seslija ini diumumkan oleh pihak klub lewat keterangan resmi, Minggu (25/9/2022).
Tak dijabarkan secara rinci, alasan keputusan pemecatan Milomir Seslija.
Tugas pelatih asal Bosnia itu kini dilimpahkan ke caretake Miftahudin Mukson yang didampingi oleh Akhyar Ilyas.
"Kami resmi mengistirahatkan pelatih kepala Milomir Seslija untuk lanjutan kompetisi musim 2022/2023," ujar COO Borneo FC Ponaryo Astaman dikutip dari laman resmi klub.
"Sementara ini kepelatihan akan diserahkan ke asisten pelatih Miftahudin Mukson dan Akhyar Ilyas dalam sesi latihan tim jelang laga lawan Madura United," sambung Ponaryo Astaman.
Pemecatan Milomir Seslija termasuk mengejutkan karena kiprah Borneo FC di Liga 1 musim ini terbilang cukup stabil dan mampu bersaing di papan atas.
Saat ini, Borneo FC bertengger di urutan lima klasemen sementara Liga 1 2022/2023 dengan koleksi 20 poin.
Terdekat, skuad Pesut Etam akan menghadapi Madura United pada 1 Oktober 2022.
Dengan didepaknya Seslija, Borneo FC berpotensi mengalami turbulensi karena sedang berada di tren positif, tetapi ditinggal sang pelatih di tengah jalan.
Berikut ini alasan performa Borneo FC mungkin akan turun usai pecat Milomir Seslija:
1. Adaptasi Ulang
Dengan dipecatnya Milomir Seslija, maka para pemain Borneo FC harus beradaptasi lagi dengan pelatih baru, bahkan dengan pelatih sementara sekalipun.
Tidak akan mudah perjalanan adaptasi ini karena Borneo FC tidak punya waktu jeda untuk mempersiapkan tim di tengah kompetisi yang sedang berjalan.
2. Permainan Tidak Padu