Suara.com - Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate memuji determinasi alias semangat juang timnya kala bermain imbang 3-3 dengan tamunya, Jerman pada laga UEFA Nations League. Namun, Southgate menyayangkan Inggris membuat banyak kesalahan.
Laga matchday terakhir Grup A3 Nations League ini berakhir imbang 3-3 di Wembley, London, Selasa (27/9/2022) dini hari WIB. Enam gol yang tercipta di laga ini semuanya terjadi di babak kedua.
Jerman unggul dua gol lebih dulu lewat Ilkay Gundogan dan Kai Havertz. Tuan rumah kemudian secara luar bisa bisa membalikkan keadaan dari gol Luke Shaw, Mason Mount dan Harry Kane.
Akan tetapi, Havertz mencetak gol keduanya di laga ini pada menit ke-87 yang membuat skor imbang 3-3.
Hasil ini membuat Inggris menutup Nations League musim ini tanpa kemenangan. Mereka menempati posisi juru kunci Grup A3 dengan raihan 3 angka dari enam pertandingan.
"Malam ini sayang sekali kami membuat beberapa kesalahan yang membuat kami harus membayarnya dengan gol. Tapi saya fokus pada fakta bahwa mereka bermain dengan semangat dan determinasi yang luar biasa," ujar Southgate dikutip dari situs UEFA.
"Kami bisa saja kalah di laga ini, tapi melihat keadaan di akhir, kami bisa saja menang. Para pemain telah menunjukkan keyakinan yang belum pernah kami lihat dalam beberapa pertandingan terakhir. Orang banyak bisa melihat itu, dan mereka bangkit untuk itu," tukas eks pelatih Middlesbrough itu.
Laga melawan Jerman ini merupakan laga 'pemanasan' terakhir Inggris sebelum tampil di putaran final Piala Dunia 2022 Qatar.
Inggris akan menantang Iran pada laga perdana Grup B Piala Dunia pada 21 November nanti.
Baca Juga: Hasil Bola Tadi Malam, UEFA Nations League: Italia ke Semifinal, Inggris vs Jerman Tanpa Pemenang
Berita Terkait
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Torehkan 11 Gol, Harry Kane Jadi Top Skor Sepanjang Masa Inggris di Piala Dunia
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini
-
Harry Kane Sah Jadi Raja Gol Inggris di Piala Dunia, Rekor Legendaris Ini Tumbang
-
Inggris Hadapi Kongo di 32 Besar, Thomas Tuchel Tengil: Semua Orang Menikmatinya
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil