Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong angkat bicara terkait bintang muda PSM Makassar, Ramadhan Sananta yang cuma diberi waktu debut sekira 15 menit di timnas senior. Tampil sebagai pemain pengganti dan kemudian digantikan lagi, Ramadhan Sananta sampai menangis saat harus keluar.
Shin Tae-yong mengungkapkan Ramadhan Sananta mengalami demam panggung bersama Timnas Senior Indonesia di laga FIFA Matchday kontra Timnas Curacao akhir pekan lalu.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (24/9/2022) malam tersebut, Ramadhan Sananta baru diturunkan pada menit ke-71 menggantikan Dimas Drajad.
Namun, penyerang 19 tahun itu hanya bermain selama 15 menit sebelum ditarik keluar lagi pada menit ke-86. Ia diganti oleh Shin Tae-yong dengan M Rafli.
Saat ditarik, Ramdhan Sananta nampak tertunduk lesu ke luar lapangan. Bahkan, narasi beredar di media sosial bahwa pemain muda berbakat ini sampai menangis.
Shin Tae-yong tidak menjelaskan secara detail mengapa sang pemain hanya diberi waktu sebentar di laga tersebut. Namun, ia menyebut ada perasaan grogi yang dialami striker PSM itu.
"Pertandingan kemarin mungkin dia agak grogi karena itu merupakan pertandingan pertama dia bersama Timnas Indonesia," kata Shin Tae-yong kepada awak media.
Lebih lanjut, juru taktik asal Korea Selatan itu tidak bisa memberikan jaminan apakah Ramadhan Sananta bakal main di laga FIFA Matchday kedua kontra Curacao yang akan dihelat di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (27/9/2022) malam WIB ini.
"Dia sudah ada di dalam tim. Tapi mungkin dari cadangan dahulu. Ke depannya dia pasti akan lebih baik lagi," pungkas pelatih berusia 51 tahun itu.
Baca Juga: Portugal vs Spanyol di UNL, Luis Enrique: Derbi Iberia Spesial, Atmosfernya Selalu seperti Final
Di skuad terbaru timnas senior ini, Ramadhan Sananta harus bersaing dengan para attacker berpengalaman Liga 1 macam Dimas Drajad, M Rafli, hingga Dendy Sulistyawan.
Tag
Berita Terkait
-
Satu Perubahan Elkan Baggott yang Jadi Sorotan Rizky Ridho
-
Alasan John Herdman Tak Yakin Timnas Indonesia Menang Mudah atas Saint Kitts and Nevis
-
Persiapan Mepet Jelang FIFA Series, John Herdman Putar Otak Poles Kilat Timnas Indonesia
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
-
Ironisme Skuat Final FIFA Series 2026: Saat Pemain Paling Menjanjikan Harus Ternafikan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Satu Perubahan Elkan Baggott yang Jadi Sorotan Rizky Ridho
-
Alasan John Herdman Tak Yakin Timnas Indonesia Menang Mudah atas Saint Kitts and Nevis
-
Pesepak Bola Ditembak Mati di Pinggir Jalan: Posisi Penyerang, Usia 20 Tahun
-
Persiapan Mepet Jelang FIFA Series, John Herdman Putar Otak Poles Kilat Timnas Indonesia
-
Intip Fasilitas Hotel Sederhana yang Jadi Markas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Layvin Kurzawa Berambisi Sapu Bersih 9 Sisa Laga BRI Super League
-
Gennaro Gattuso Targetkan Italia Menangi Dua Laga Play-off Piala Dunia Lawan Irlandia Utara
-
Lolos ke Piala Dunia 2026, Moises Caicedo Minta Ekuador Tidak Cepat Puas
-
Main di Klub Arab Saudi, Roger Ibanez Bersyukur Kembali Dapat Panggilan Timnas Brasil
-
Bryan Mbeumo dan Benjamin Sesko Mundur dari Tim Nasional