Suara.com - Persik Kediri gagal mendapatkan kemenangan perdana mereka di BRI Liga 1 2022/2023 setelah ditahan seri 2-2 oleh Barito Putera dalam pekan ke-11 di Stadion Demang Lehman, Martapura, Kamis (29/9/2022) sore.
Persik sejatinya sudah unggul 2-1 hingga waktu normal. Namun, saat masa perpanjangan Barito Putera sukses menggetarkan gawang Persik.
Hal itu berarti, rekor buruk Persik terus berlanjut di mana mereka belum sekalipun memenangi pertandingan. Kini, Macan Putih masih tertahan di dasar klasemen dengan 4 poin.
Sementara Barito Putera berada satu tingkat di atas Persik dengan 5 poin. Namun, Laskar Antasari masih punya satu tabungan pertandingan.
Jalannya pertandingan
Duel Barito Putera vs Persik Kediri sudah menarik sejak menit awal. Hal ini dikarenakan kedua tim sama-sama bertekad mendapatkan kemenangan demi beranjak dari papan bawah.
Barito Putera membuka keunggulan lebih dulu dalam pertandingan ini pada menit ke-29 lewat titik putih. Rafael Silva yang dipercaya sebagai algojo sukses mencetak gol.
Serangan demi serangan dilancarkan kedua kesebelasan. Namun, Persik baru bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 saat pertandingan babak pertama memasuki waktu tambahan.
Sama seperti Barito Putera, Persik mencetak gol dari titik putih lewat Renan da Silva. Skor 1-1 pun bertahan hingga turun minum.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Seri Lawan Persis, PSM Gagal Kudeta Puncak Klasemen
Persik Kediri tampil lebih ganas di babak kedua. Tekanan langsung mereka lancarkan ke pertahanan Barito Putera.
Para pemain Laskar Antasari dibuat kerepotan oleh pemain-pemain Persik. Sementara Barito Putera hanya mengandalkan serangan balik.
Gol yang ditunggu-tunggu pada akhirnya tiba di menit ke-80. Rendy Juliansyah mencetak gol untuk Persik dan mengubah skor menjadi 2-1.
Tertinggal satu gol, Barito Putera keluar menyerang. Berbagai upaya dilakukan agar bisa menyamakan kedudukan.
Kemenangan Persik yang sudah di depan mata sirna setelah mereka kebobolan pada masa injury time. Amiruddin Bagas Kaffa sukses mengoyak gawang Persik sekaligus mengubah kedudukan menjadi 2-2 yang bertahan hingga laga usai.
Susunan Pemain
Berita Terkait
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Hardikan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!
-
Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup
-
Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran
-
Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso
-
Jateng Masuki Usia ke-81, Wakil Ketua DPRD Sarif Abdillah Tekankan Kunci Utama Kemajuan Daerah
-
Mahasiswa Kepung Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan Keras ke Pemerintah
-
Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah
-
3 Rekomendasi Skin Tint Murah di Bawah 100 Ribu untuk Pelajar, Lengkap dengan Review
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Perpres Ojol Ditarget Terbit Akhir Agustus, Pemerintah Tinggal Harmonisasi