Suara.com - Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC, Abdul Haris kini harus gigit jari usai dijatuhi hukuman dari pihak PSSI sebagai buntut dari Tragedi Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) lalu. Tak tanggung-tanggung PSSI bentuk hukuman yang diberikan kepada Abdul Haris berupa larangan berkegiatan di sepak bola untuk seumur hidup.
Komite Disiplin (Komdis) PSSI menghukum Abdul Haris menyusul Arema FC lantaran sosok ketua Panpel tersebut dinilai menjadi sosok yang seharusnya bertanggung jawab atas keamanan pada pelaksanaan pertandingan besar antara Arema vs Persebaya.
"Kepada saudara ketua panitia pelaksana Abdul Haris, sebagai ketua pelaksana pertandingan tidak boleh beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup," kata Ketua Komite Disiplin PSSI Erwin Tobing dalam jumpa pers di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (4/1/2022).
Nahasnya, keputusan PSSI tersebut berarti menjadi sinyal bagi berakhirnya karier Abdul Haris di kancah sepak bola dalam negeri. Padahal, Abdul Haris telah memiliki sepak terjang yang mentereng sepanjang kariernya.
Berikut sepak terjang Abdul Haris dalam dunia laga sepak bola Indonesia.
Wajah familier di kalangan para Aremania
Nama Abdul Haris sudah tak asing di telinga para Aremania, yakni para fans Arema FC. Pasalnya, kehadiran Abdul Haris telah ada sejak lama menjadi Ketua Panitia Pelaksana untuk tim berjuluk Singo Edan tersebut.
Adapun Abdul Haris juga sebelumnya terlibat dalam persiapan Arema yang kala itu hendak berlaga di Piala Jenderal Sudirman 2015 silam. Laga yang juga digelar di Stadion Kanjuruhan tersebut juga sempat dihadiri oleh Presiden Jokowi.
Abdul Haris juga hadir sebagai Ketua Panpel Arema FC pada laga Piala Presiden yang digelar 2019 lalu.
Karier Abdul Haris berhenti, Arema didenda
Hukuman yang diberikan oleh Komdis PSSI tersebut menandakan Abdul Haris harus pamit kepada para Aremania lantaran diganjar hukuman seumur hidup tidak boleh beraktivitas di dunia bola.
Tak hanya Abdul Haris, pihak tim Arema FC juga dijatuhi hukuman berupa denda yang jumlahnya tak main-main. Adapun PSSI melayangkan denda kepada tim berlogo singa tersebut sejumlah Rp 250 juta. Tak cukup di situ, Arema FC dilarang menggelar pertandingan dengan penonton di Stadion Kanjuruan sampai Liga 1 Indonesia 2022-2023 selesai.
"Arema FC dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton di stadion jika bertindak sebagai tuan rumah sampai Liga 1 Indonesia 2022-2023 selesai," lanjut Erwin Tobing selaku perwakilan Komdis PSSI.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Lima Prajurit TNI Diperiksa Terkait Kekerasan ke Warga Saat Tragedi Kanjuruhan, Satu Orang Belum Mau Ngaku
-
Tragedi Hillsborough: Timeline 30 Tahun Menuntut Keadilan atas Kematian 96 Suporter Liverpool
-
Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Warga Bontang Gelar Doa Bersama
-
Beredar Video Awal Mula Aremania Kocar-kacir karena Tembakan Gas Air Mata
-
Beredar Video 'Ucapan Kematian' Diduga Oknum Polisi Saat Tragedi Kanjuruhan, Publik Ngamuk
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Pemain Keturunan Maluku Cedera Parah, Sinyal Batal Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia?
-
Gabung Dewa United Hanya Batu Loncatan, Ivar Jenner Targetkan Kembali ke Eropa Lagi
-
Timnas Indonesia dan Iran Punya Modal Identik Jelang Final Piala Asia Futsal 2026
-
Sempat Dirumorkan ke Persib, Cyrus Margono Justru Dilaporkan Gabung Persija
-
Timnas Futsal Indonesia Masuk Jajaran Elit, Tim ke-7 yang Tembus Final Piala Asia
-
Profil Hector Souto, Bikin Sejarah Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia Futsal 2026
-
Jepang Dibungkam di Senayan, Hector Souto Soroti Mental Baja Timnas Futsal Indonesia
-
Tiga Pemain Timnas Futsal Indonesia Cedera, Hector Souto Tidak Mau Pusing Lawan Iran
-
Bukan Soal Talenta, John Herdman Temukan Kegagalan Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert
-
Media Belanda Nilai Kehadiran Mauro Zijlstra Bagian Rencana Persija Kudeta Persib Bandung