Suara.com - Penggemar Boyband BTS atau BTS ARMY memberikan bantuan untuk korban tragedi Kanjuruhan hingga Rp 447 juta. Uang itu hasil donasi yang digalang via online.
Uang itu akan diberikan ke semua korban. Uang itu hasil galangan dana hingga Kamis hari ini.
“Hari ini kita akan sudah mulai menyebarkan donasi untuk putaran pertama, nanti kemungkinan akan kami buka lagi donasi yang selanjutnya,” kata Aca Wijanarko, perwakilan BTS ARMY Help Center Indonesia asal kota Malang saat ditemui langsung pada Kamis (06/10/2022), dikutip dari BeritaJatim.
“Kita sudah koordinasi dengan para relawan, dan mencari data di dinas kesehatan yang nantinya saat terjun kita tidak salah sasaran. Kita juga membuka penyaluran informasi dengan data dari sosial media,” jelasnya lebih lanjut.
Donasi tersebut akan dibuka secara bertahap karena untuk mengurangi risiko.
“Banyak yang tanya dari kemarin kapan akan dibuka lagi donasi ini, cuma karena kami tidak ingin ambil resiko karena uang banyak, akhirnya akan dibuka secara bertahap,” imbuhnya.
BTS ARMY juga juga memberikan bantuan tenaga relawan medis, psikolog, tenaga kerja kesehatan, dan bantuan hukum.
Hal itu mereka lakukan lewat kerja sama dengan berbagai pihak yang turut terlibat pada proses penangan tragedi maut Kanjuruhan.
“Dari penggemar BTS ARMY Indonesia ini ada yang namanya Help Center Indonesia yang merupakan kumpulan dari pecinta BTS lintas profesi. Ada yang berprofesi sebagai dokter, psikologi, tenaga kerja kesehatan, saya sendiri sebagai pengacara. Kita berkumpul untuk terjun langsung ke lapangan mewakili BTS ARMY yang ada di seluruh Indonesia,” terang Aca.
Baca Juga: Ini Respon Jokowi dan Menpora saat Ditanya Siapa yang Harus Minta Maaf atas Tragedi Kanjuruhan
Pada penyampaian dia berharap donasi yang disalurkan dapat membantu para korban.
“Kami tahu bagaimana rasanya mencintai sesuatu itu, kalau kami dalam bentuk grup band, Aremania dalam bentuk kecintaan terhadap sepak bola. Semoga apa yang kami salurkan ini bisa membantu para suporter yang menjadi korban,” tutupnya dalam keterangan.
Berita Terkait
-
War Tiket Konser Day 3 BTS Capai 900 Ribu Antrean, Kurang dari 1 Jam!
-
Resmi! Konser BTS 'Arirang' di Jakarta Ditambah Jadi 3 Hari, Cek Daftar Harga dan Jadwal Presalenya
-
Pascagempa Sulawesi Tengah, Kemkomdigi Pulihkan 8 BTS dan Percepat Pemulihan Jaringan Telekomunikasi
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
BTS Kembali setelah 4 Tahun, War Tiket di Jakarta Tembus 540 Ribu Antrean!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey